Hukum

Tabrak Penjual Pentol, Dua Jambret Dihajar Massa

Pasuruan (beritajatim.com) – Sungguh apes yang dialami dua penjambret asal Desa Karangasem, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan ini. Pasalnya, aksi kedua pelaku di Desa Ngabar, Kecamatan Kraton tersebut, justru berakhir dengan dihajar massa. Itu setelah motor yang dikendarainya menabrak seorang penjual pentol.

Tak cukup sampai di situ, kini kedua pelaku yang masih tergolong remaja tersebut, terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib dan mendekam di sel tahanan Mapolsek Kraton, Polres Pasuruan Kota. Kedua pelaku yang dimaksud yaitu Mansur (18), dan KH (16).

“Saat itu kedua pelaku yang berboncengan mengendarai motor Honda Vario warna putih biru tersebut, sedang mencari mangsa. Nah, saat melintas di lokasi kejadian mereka berpapasan dengan seorang remaja putri yang sedang mengendarai motor Mio sendirian,” ujar Sulaiman, salah satu warga sekitar kepada beritajatim.com, saat ditemui di Mapolsek Kraton, Senin (4/9/2017) sore.

Ketika itulah, para pelaku melihat di dasbor depan motor korban, ada sebuah handphone yang harganya di kisaran Rp 2 juta. Selanjutnya, para pelaku pun kemudian putar balik dan langsung mengejar korban yang diketahui bernama Anik Ashari, (17), warga Desa Gambir Kuning, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

“Pada waktu jarak antara motor pelaku dengan korban sudah dekat. Pelaku memepet kendaraan korban dan langsung mengambil satu unit handphone yang ditaruh di dasbor depan motor korban tersebut,” terangnya kepada beritajatim.com.

Setelah berhasil menjambret, kedua pelaku langsung kabur. Sementara korban yang mengetahui kalau dirinya jadi korban kejahatan langsung bergegas mengejar pelaku sembari berteriak maling. “Karena panik pelaku pun tak bisa mengendarai motor dengan baik, jadi akhirnya mereka menabrak motor seorang penjual bakso sampai terjatuh,” imbuhnya.

Korban yang baru saja tiba di lokasi, dan melihat para pelau terjatuh langsung menabrakkan motornya ke pelaku. Sehingga kedua pelaku tersebut tak bisa kabur. Dan tak lama kemudian, warga sekitar mulai berdatangan ke lokasi. Mereka pun tanpa ada yang memberi komando aba-aba langsung menghajar kedua pelaku hingga babak belur.

Andai polisi tidak datang tepat waktu. Kedua pelaku yang dihajar warga tersebut bisa saja sampai meninggal dunia. Pasalnya, warga yang sudah terpancing emosi itu sempat membuat kedua pelaku teler. Namun, polisi langsung sigap dan kemudian menggelandang kedua pelaku ke Mapolsek Kraton. (oci/kun)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top