Lifestyle

12 Tahun Nikah di Bawah Tangan, Pasangan Ini Akhirnya…

Madiun (beritajatim.com) – Nikah massal yang dilaksakan Pemkot Madiun menjadikan berkah sendiri bagi warganya. Ada yang meresmikan hubungan ‘gelapnya’ di nikah massal, Selasa (5/9/2017).

Adalah Surojo (40) dan Wahyu Triana (26). Pasangan yang sudah 12 tahun menikah di bawah tangan ini akhirnya bisa resmi menikah sesuai dengan aturan pemerintah dan agama. “Saya sudah menikah, tapi nikah siri, yakni tahun 2005,” kata Surojo.

Warga Tawangrejo itu menjelaskan, dirinya terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga tidak sempat mengurus adminsitrasi di KUA. Dia mengelak, bukan karena tidak memiliki biaya. Tapi karena sibuk.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Madiun, Heri Suwartono mengatakan, kegiatan nikah massal merupakan agenda tahunan. Setiap tahun Pemkot Madiun menggelar acara tersebut bagi masyarakat yang tidak mampu.

“Tujuanya untuk pembangunan manusia seutuhnya. Seperti yanga disampaikan walikota tadi, sarana prasarana sudah dibangun. Non fisik juga kami bangun. Artinya kami juga membangun keluarga sakinah mawadah warahmah, melalui pernikahan resmi yang diakui negara maupun agama,” jelasnya.

Dia menuturkan, seharusnya ada 14 pasangan yang mengikuti nikah massal itu. Namun, dua pasangan tidak lolos karena tidak memenuhi persyaratan adminsitrasi. [mit/suf]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top