Kriminal

Petani Resah, Marak Pencurian Tembakau Rajangan saat Dijemur

Sumenep (beritajatim.com) – Para petani tembakau di Sumenep mulai resah dengan terjadinya pencurian tembakau rajangan di beberapa desa di Kecamatan Ganding. Sedikitnya telah terjadi dua kali pencurian tembakau rajangan saat dijemur di tengah sawah.

Pertama terjadi di Desa Bataal Timur, Kecamatan Ganding. Sekitar 24 ‘saksak’ (anyaman bambu berukuran 1×2,5 meter untuk menjemur tembakau: red), tiba-tiba hilang. Kejadian serupa terulang di Desa Telaga, Kecamatan Ganding. Sekitar 72 saksak tembakau rajangan, raib saat dijemur.

“Pencurian tembakau rajangan baru kali ini terjadi. Tahun – tahun sebelumnya belum pernah ada tembakau yang hilang saat dijemur,” keluh salah satu petani tembakau setempat, Sawi, Selasa (05/09/2017).

Ia mengaku tidak habis pikir dengan peristiwa hilangnya tembakau puluhan ‘saksak’ saat dijemur. Menurutnya, untuk mengangkut ‘saksak’ dalam jumlah banyak, perlu bantuan beberapa orang.

“Bisa jadi pelaku lebih dari satu orang. Karena agak sulit kalau harus melakukannya sendirian,” ujarnya.

Sementara Ketua Paguyuban dan Pemerhati Kelompok Tani (P2KT) Sumenep, Zainuri menyesalkan peristiwa itu. Ia meminta agar aparat kepolisian bisa mengungkap pencurian tembakau rajangan tersebut.

“Seumur – umur baru kali ini ada pencurian tembakau dalam posisi masih dijemur. Ini harus diusut tuntas aparat kepolisian. Jangan sampai masyarakat jengkel dan main hakim sendiri,” tandasnya.

Ia menduga pencurian itu terjadi karena mahalnya harga tembakau tahun ini. Akibatnya, ‘daun emas’ itu kerap menjadi incaran oknum-oknum tidak bertanggungjawab,

“Semoga saja peristiwa itu tidak terulang lagi, karena dipastikan merugikan para petani. Kasihan kan para petani tembakau. Sudah susah payah nanam tembakau, tapi tidak bisa menikmati hasilnya gara-gara tembakau yang sudah siap jual dicuri orang,” ujarnya.

Sementara Kapolsek Ganding, Iptu Suhaeri mengaku belum menerima laporan resmi terkait pencurian tembakau rajangan tersebut. Namun pihaknya siap untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat itu.

“Kami sudah menurunkan anggota ke dua desa yang informasinya terjadi pencurian tembakau rajangan. Intinya kami siap untuk menindaklanjuti dan mengungkap kasus itu,” tegasnya. [tem/but]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top