ALASAN BERAGAM: Sebanyak 26 siswa dipastikan drop out karena tidak ikut ujian nasional hari pertama. Alasan siswa yang drop out bermacam-macam termasuk salah satunya yang diajak orangtuanya bekerja di perantauan dan menikah. (KM/ISTIMEWA)

26 Peserta Unas Drop Out

1155 views

KORANKABAR (BANGKALAN) –Sebanyak 26 peserta ujian nasional (unas) tingkat SMA dan sederajat di Bangkalan, dinyatakan drop out (DO). Mereka tidak hadir pada hari pertama pelaksanaan unas.

“Itu data sementara di hari pertama kemarin,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum SMP/SMA Sederajat Dinas Pendidikan Bangkalan, Risman Iriyanto, Selasa (14/4). “Untuk peserta SMK datanya belum masuk ke kami,” kata Risman.

Lebih lanjut dijelaskan, sebenarnya ada 27 peserta unas yang absen di hari pertama. Namun, satu di antaranya tidak masuk karena sakit. “Untuk hari kedua ini belum ada laporan,” terangnya.

Mereka yang tidak masuk atau tidak ikut unas karena berbagai alasan. Beberapa di antaranya, ketidakhadiran mereka karena ada yang dinikahkan orangtuanya dan sebagian lainnya diajak orangtua mereka bekerja di luar negeri.

Seperti diberitakan, kemarin, pelaksanaan unas hari pertama sempat diwarnai insiden, salah satunya keterlambatan pengiriman token yang digunakan sebagai kata sandi untuk mengakses materi ujian.

Meski terlambat, namun insiden tersebut tidak sampai mengganggu pelaksanaan unas secara umum.

Pada pelaksanaan unas SMA dan sederajat 2015 pada hari kedua, sejumlah anggota Komisi D DPRD Bangkalan mendatangi sejumlah SMA. Kedatangan mereka juga ikut memantau pelaksanaan unas.

Ketua Komisi D, Hosyan Muhammad, beserta anggotanya melakukan sidak ke beberapa sekolah.

Kedatangan para legislator ini didampingi Kepala Disdik Bangkalan, Mohni serta sejumlah pejabat Pemkab Bangkalan lainnya. Salah satu sekolah yang didatangi Komisi D adalah SMAN 4 Bangkalan. Mereka meninjau ruang pelaksanaan unas untuk mengetahui langsung penyelenggaraan ujian akhir bagi pelajar SMA kelas 3 ini. “Semoga lancar dan aman. Tidak ada kecurangan atau hal lain yang merugikan bagi siswa atau pihak sekolah,” ujar Hosyan Muhammad.

Sementara itu, Kepala SMAN 4 Bangkalan Niniek Djuwaritatik menjelaskan, jumlah peserta unas 2015 dari SMAN 4 Bangkalan sebanyak 201 siswa. Jumlah ini ditambah peserta ujian dari 3 SMA swasta sebanyak 80 siswa yang ikut ujian di SMAN 4. “Kami berharap tahun ini bisa lulus 100 persen seperti tahun sebelumnya,”tutur nya.

Sekadar diketahui, unas kali ini adalah pertama kalinya menerapkan pola tes berbasis computer di samping juga tes manual seperti yang selama ini dilakukan. Di Bangkalan, hanya dua SMA sederejat saja yang melaksanakan tes berbasis komputer. (pmn/mdc/zis)

Related Search