BAMBANG IRIANTO: Kepala PU Cikatarung Sumenep.KM/Spesial For KM

PU Cikatarung Gelar Pemilihan Duta Nata Kota

 

KORANKABAR.COM(SUMENEP)-Strategi PU Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikatarung) untuk mewujudkan visi dan misi Bupati Kabupaten Sumenep ‘Bangun Desa Nata Kota’, menggelar pemilihan Duta Nata Kota dan Smart Generation Competition sejak Jumat hingga Sabtu (18-19/11).

Smart Generation Competition meliputi Lomba Sketsa Berwarna atau Grafitti tingkat SMP/SMA, lomba Photografi untuk Umum dan lomba mewarnai tingkat PAUD/TK. “Sesuai rencana, rangkaian kegiatan akan kami laksanakan hari Jumat (18/11) di Gedung Graha Wicaksana Abdi Negara (KORPRI) Sumenep. Pada saat itu pula akan dimeriahkan oleh Color Model INC sekaligus Band Top 40,” Papar Kepala Dinas PU Cikatarung Bambang Irianto.

Event tersebut dalam rangka memperingati Hari Tata Ruang yang jatuh pada tanggal 8 November lalu sekaligus untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Sumenep yang ke 747. “Kegiatan yang kami laksanakan menjadi bagian dalam rangka mewujudkan visi dan misi Bapak Bupati Sumenep, yaitu Bangun Desa Nata Kota, sehingga dengan kegiatan ini diharapkan bisa menjalankan visi dan misi itu,” lanjutnya.

Penataan tata ruang harus ditingkatkan dengan melibatkan masyarakat sehingga kegiatan yang digelar bermaksud menggugah kepedulian dan peran masyarakat terhadap tata ruang dalam pembangunan nasional. “Karena bagaimana pun, masyarakat juga mempunyai peran sehingga masyarakat terlibat langsung ” ujar Bambang.

Mantan Kepala Dinas Disbudparpora Sumenep itu menjelaskan pemilihan Duta Nata Kota terdiri dari dua kategori. Untuk kategori pertama adalah untuk umum, di mana usianya adalah 15 sampai 25 tahun, kemudian kedua adalah kategori anak-anak yang usianya 15 tahun ke bawah.

Sementara kriteria pemilihan Duta Nata Kota itu antara lain lomba Fashion Busana yang terbuat dari bahan yang sudah didaur ulang. Diharapkan dari kegiatan ini menjadi lahan kreativitas masyarakat. “Fashionable menjadi hal utama meskipun dari barang bekas, karena dari sana akan nampak kreativitasnya dalam menciptakan busana yang berbahan barang bekas,” katanya.

PU Cikatarung mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama wujudkan Sumenep sebagai kota hijau demi terciptanya tata ruang yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan. Untuk itu, lanjut Bambang, pihaknya telah menyiapkan beberapa penunjang, salah satunya adalah beberapa pendekatan dalam mewujudkan konsep Smart Green City Planning untuk diterapkan dalam manajemen pengembangan kota Sumenep. (ong/rei)

Related Search