Inilah Empat Program Tanpa Biaya

36 views

KORANKABAR.COM Seperti yang telah ditegaskan pada launching 1 April 2016 lalu, rumah aspirasi ini hadir untuk memudahkan interaksi antara pemimpin dengan warganya, lebih khusus adalah para kaum muda. Diharapkan dengan adanya rumah yang khusus untuk pemuda ini dapat menjadi penyambung lidah masyarakat kepada Bupati-Wabup beserta seluruh jajarannya agar lebih dekat mengenal, mengamati dan memberikan koreksi hingga menyelesaikan beragam problema yang terjadi, terutama dalam membangun Sumenep lebih baik lagi.

Rumah Aspirasi ini terbuka untuk siapa saja, khususnya para pemuda penerus bangsa sebagai estafet kepemimpinan selanjutnya. Di dalam Rumah Aspirasi ini, selain jadi penyambung lidah antara pemuda dan pemerintah, juga ada kegiatan-kegiatan yang akan sangat membantu meningkatkan kreativitas para pemuda dalam menjemput tantangan yang datang silih berganti.

Ada beberapa kegiatan yang rutin dilaksanakan di dalam Rumah Aspirasi ini, mulai dari kelas menulis hingga kelas bahasa Inggris, public speaking, komputer, dan desain grafis. Semuanya tanpa dipungut biaya.

1. Kelas Menulis
Kegiatan ini guna meningkatkan kemapuan pelajar/pemuda dalam tulis menulis. Bukan hanya sekadar menulis surat atau tugas, tetapi bentuk tulisan yang akan menjadi sebuah karya. Karena sebagai mana kita tahu, yang berucap akan berlalu bersama angin, dan yang tertulis akan meng-abadi.
Menulis itu mudah, setiap orang pasti bisa menulis, karena menulis sebenarnya layaknya kita berbicara, namun dituangkan dalam goresan tinta. Namun, kemauan untuk menggoreskannya yang sulit. Untuk itu kelas menulis ini bertujuan dapat mengajak masyarakat untuk berkarya dalam bentuk tulisan. Sebagai mana pernah dituangkan dalam sejarah, bahwa Sumenep merupakan salah satu kota dengan sejarah tulis yang baik. Ingat, peradaban literasi sempat berkibar maju. Semoga dengan pelatiha penulisan ini akan tetap menjadikan Sumenep memiliki sejarah yang terus terekan dalam bentuk karya tulisan.

2. Kursus Bahasa Inggris
Semakin ketatnya persaingan di dunia menjadikan kita agar dapat berkomunikasi dengan banyak orang dari berbagai kalangan. Dan bahasa Inggris adalah bahasa universal dunia yang bisa digunakan di mana saja. Diharapkan dengan ada pelatihan ini akan meningkatkan kemampuan komunikasi pemuda, sehingga tidak akan kesulitan lagi saat bertemu dengan orang asing yang kini semakin sering bertandang ke Indonesia, seiring dengan meningkatnya sektor pariwisata dunia, khususnya Madura (lebih khusus Sumenep).

3. Pelatihan Komputer dan Desai Grafis
Di era digital ini tak bisa dipungkiri hampir semua keperluan sudah dapat diakses dengan satu sentuhan jari. Dalam pelatihan komputer dan desain grafis ini akan membantu masyarakat untuk tidak kesulitan lagi mengakses dunia tanpa harus sampai ke tempat yang diinginkan. Karena dengan komputer dan segala hal yang bisa diakses dengan menggunkan komputer akan semakin membantu proses kerja masyarakat, mulai dari berdagang, mencari mitra kerja, memasarkan barang dagangan, atau mencari ide” unik sebagai referensi usaha.
Ditamba lagi dengan keahlian desain grafis yang kini semakin banyak dibutuhkan. Mulai dari mendesain pakaian, buku, sepatu, tas, membuat komik, dan banyak hal lagi. Semakin banyaknya persaingan diberbagai segi usaha menjadikan kita untuk juga semakin kreatif dalam menggunakan alat” digital yang semakin canggih ini, salah satunya yah dengan desain grafis tersebut.

Diharapkan dengan pelatihan tersebut akan menambah kemampuan masyarakat untuk dapat mandiri dalam mendirikan usaha, sehingga tidak lagi mengeluh kurangnya lapangan kerja. Mengapa harus menjadi buruh apabila bisa menjadi bos dengan kemapuan yang dimiliki.

Related Search