ADD Belum Cair, Perangkat Desa Resah

1743 views

SUMENEP-Alokasi Dana Desa (ADD) hingga kini belum cair. Akibatnya, perangkat desa resah karena tidak bisa menerima tunjangan yang melekat di dalamnya. Ketua BPD Desa Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-guluk Sandy Tyas Mulyadi mengatakan jika banyak perangkat desa yang mulai mengeluh.

Menurut Mulyadi, pencairan tunjangan itu biasanya dilakukan di awal bulan Maret ini. Tapi hingga memasuki akhir bulan, tunjangan itu tidak diberikan karena ADD tidak kunjung cair. ”Hal ini tidak hanya terjadi di desa saya. Di desa lain juga sama,” ujarnya.

Dia mengaku tidak tahu alasan keterlambatan pencairan ADD. Yang mengherankan, seperti tidak ada upaya dari pemerintah untuk memberikan penjelasan.

Sebenarnya yang lebih penting dari pencairan ADD itu adalah pembangunan di desa, bukan tunjangan. “Jelas pembangunan di desa akan berjalan terseok-seok. Mau bergerak bagaimana kalau ADD itu tidak cair,” ucap Mulyadi. Dia berharap ADD segera dicairkan, sehingga pembangunan di desa bisa berjalan sesuai yang direncanakan.

Sementara Kabag Pemerintah Desa (Pemdes) Setkab Sumenep Mohammad Ramli memaparkan bahwa ADD tidak bisa dicairkan bulan ini, karena Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur soal pencairan dana itu belum terbit. “Regulasi itu dimungkinkan akhir bulan sudah jadi,” ujarnya. Jika Perbup itu sudah terbit, kata Ramli, maka bulan April ADD bisa dicairkan.

Menurut Ramli, ADD tidak cair tidak hanya terjadi di Sumenep, tapi juga di daerah lainnya. Sehingga dia meminta agar perangkat desa mau bersabar.

Meski bulan April ADD bisa dicairkan, desa harus memenuhi persyaratan, seperti halnya menyetor dfar APBDes yang berpatokan pada RPJMDes dan RKP. “Itulah prosedur yang harus diselesaikan oleh desa,” ungkapnya.

Sementara penentuan pagu berdasarkan beberapa indikator, seperti luas wilayah, jumlah keluarga miskin, dan tingkat kesulitan akses tranportasi. Dengan demikian, pagu untuk tiap desa tidak sama. Pagu ADD terkecil sekitar Rp 249 juta, sedangkan terbesar Rp700 juta. “Besar dan kecilnya pagu itu sudah sesuai dengan kebutuhan yang ada,” pungkas Ramli. (mat/h4d)

Related Search