PRODUK LOKAL: Klub internal berpotensi menggali bakat-bakat muda jika mendapat pembinaan secara berkualitas. (KM/Ainul Anwar)

Askab PSSI Kurangi Jumlah Klub Lokal

508 views

KORANKABAR (SUMENEP)-Potensi pesepakbola di Sumenep diperkirakan banyak bertebaran dari kepulauan Sumenep. Sayangnya, dari 50 klub sepakbola anggota Askab PSSI Sumenep, hanya terdapat dua klub asal Kepulauan Sumenep yang resmi tercatat sebagai anggota Askab PSSI Sumenep. Yakni, PSSP Sepudi dan PSBA Kangean.

Padahal, terdapat sebanyak sembilan kecamatan yang tersebar di kepulauan Sumenep dari 27 Kecamatan Kabupaten Sumenep. Kenyataan tersebut, menjadikan dari 9 kecamatan, hanya diwakili oleh dua kecamatan saja.

Ketua Komite Wasit Askab PSSI Sumenep, Ach Junaidi mengatakan, memang hanya ada dua klub asal Kepulauan yang selama ini aktif dan terdaftar secara resmi di Askab PSSI Sumenep.

Bahkan Junaidi mengaku, tidak akan ada lagi penambahan klub untuk menjadi anggota Askab PSSI Sumenep, karena jumlah klub sudah terlalu banyak.

“Yang terjadi, justru Askab PSSI Sumenep berinisiatif mengurangi jumlah klub lokal, dengan cara melakukan verifikasi keaktifan. Kami tidak akan menambah lagi,” tegas Junaidi.

Pengurangan klub lokal, menurut Jun, untuk menciptakan kompetisi internal yang bagus. Sehingga tim yang ada, benar-benar mewakili daerah masing-masing untuk berkompetisi di kompetisi internal Askab PSSI Sumenep.

“Pemain yang klubnya sudah vakum saat ini bisa bergabung ke klub yang aktif di satu Kecamatan. Pemain bagus dalam satu Kecamatan bisa tersaring di satu klub atau maksimal dua klub. Dan hal itu sudah dicontohkan di pulau Sepudi,” imbuh Jun.

Pengurus salah satu klub kampung di Kecamatan/Kepulauan Raas Sumenep, Fathor Rasyid mengatakan, menginginkan untuk berkompetisi di kompetisi internal Askab PSSI Sumenep. Karena selama ini tidak pernah ikut kompetisi.

“Selama ini kami tidak ikut kompetisi di Sumenep karena beberapa pertimbangan. Seperti sulitnya transportasi, sementara bisa saja jadwal pertandingan ketepatan tidak ada jadwal kapal berangkat. Yang kedua, sudah lama kompetisi internal tidak diputar,” ujar Rasyid.

Tapi Rasyid bersama sejumlah klub sepakbola di Kepulauan Raas, mengaku dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan Askab PSSI Sumenep untuk bisa mengikuti kompetisi di Sumenep dengan membawa pemain-pemain gabungan Raas. “Kami memang belum terdaftar di PSSI. Tapi pembinaan sudah bagus di pulau,” aku Rasyid. (aan/bri)

Related Search