PEDULI: Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Arm. Mawardi, S.AP ketika mengajari salah satu petani menggunakan mesin perontok padi, di Makodim 0826 Pamekasan.KM/TOTOK ISWANTO

Bekali Petani Keterampilan Gunakan Mesin Perontok Padi

KORANKABAR.COM (PAMEKASAN)-Demi mempermudah kinerja para petani di lapangan, TNI-AD di bawah naungan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0826 ikut serta mengoptimalkan pemanfaatan 14 unit bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) dari pemerintah setempat. Mereka membekali petani keterampilan menggunakan mesin perontok padi.

Selain membekali dengan keterampilan pada Jumat (2/7) lalu, para TNI-AD juga akan ikut serta dalam pengawasannya. Dengan maksud, agar bantuan tersebut tidak disalahgunakan. Dengan banyaknya Poktan di bumi gerbang salam, dikhawatirkan bantuan itu tidak digunakan dengan baik. Sehingga untuk mengantisipasinya, Kodim 0826 melalui masing-masing koramil akan memantau menfaat mesin tersebut.

Komandan Kodim (Dandim) 0826 Pamekasan Letnan Kolonel (Letkol) Arm. Mawardi S.AP mengatakan, demi tercapainya masyarakat Indonesia dalam peningkatan swasemda pangan, TNI-AD akan terus berjuang sepenuh hati. Menurutnya, Alsintan yang telah diberikan terhadap para Poktan, memiliki dua manfaat; selain mampu mengurangi biaya produksi, mesin tersebut juga bisa mengurangi beban masyarakat petani secara fisik dan menghemat waktu.

Jika sebelumnya panen padi menggunakan cara manual, yakni dengan memakai tenaga manusia, kali ini mereka bisa menggunakan mesin untuk panen. Sehingga, secara otomatis waktu serta tenaga para petani tidak akan terbuang begitu saja. Dengan demikian, produktivitas padi diyakini akan meningkat. Pada akhirnya akan menyejahterakan masyarakat petani khususnya di wilayah Kabupaten Pamekasan.

Dia menegaskan, akan terus melakukan pengawasan terhadap Poktan penerima. Sehingga, kesempatan untuk diselewengkannya, bantuan itu sulit terjadi. Ditanya mengenai cara pengawasannya, Letkol Arm. Mawardi S.AP akan menggerakkan anggotanya yang berada di Koramil. Menurutnya, jika nantinya terdapat penyalahgunaan mesin di lapangan maka, pihaknya tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi tegas terhadap pelaku.

“Kami tidak akan berhenti untuk melakukan pengawasan terhadap masing-masing penerima. Jika nanti sampai ketahuan, maka akan kami tindak tegas. Saya harapkan, bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik, sehingga peningkatan produksi pangan bisa tercapai. Di samping itu, petani khususnya di Pamekasan, akan makin sejahtera,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Pamekasan Isye Windarti memaparkan, para penerima Poktan merupakan hasil pantauan dari keaktivan masing-masing Poktan. Dia mengatakan, agar masing-masing Poktan penerima mampu menjaga serta merawat mesin tersebut dengan baik. Bahkan, Isye meminta agar para Poktan penerima, untuk mendata setiap kali melakukan panen padi.

“Karena alat ini masih baru, kami minta dibukukan untuk hasil produksinya. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat dengan baik. Kemudian jika tahun depan kami memiliki bantuan lagi, maka akan kami berikan terhadap para Poktan yang lain,” tukasnya. (ito/anm/adv)

Related Search