Persiapan pemilu: Pelaksanaan pemilukada di Sumenep 9 Desember 2015, pihak KPU mulai melakukan tahapan pemilih (KM/Dok)

Bentuk P2DP untuk Coklit

672 views

KORANKABAR.COM (SUMENEP) – Tahapan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Sumenep, yang akan berlangsung tanggal 9 Desember 2015 mendatang, sudah mulai masuk pada pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih (P2DP) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep

Menurut komisoner KPU Sumenep, Rachbini, bahwa petugas  P2DP sudah selesai terbentuk. Sementara jumlahnya sebanyak 2.400 orang yang nantinya memutakhirkan data pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep 2015 ini.

Nantinya, para petugas P2DP tersebut akan mengisi setiap tempat pemungutan Suara (TPS) yang ada. Oleh sebab itu, masing-masing tempat pemungutan suara di sejumlah daerah, terdapat petugas P2DPnya.

“Untuk pembentukan petugas P2DP sudah kita lakukan sejak tanggal 18 Mei kemarin. Dengan jumlah petugas P2DP 2.400 itu sudah selesai dibentuk dan itu berdasarkan masing-masing TPS. Karena setiap TPS terdapat satu petugas P2DP,” ujar komisioner KPU Sumenep, Rachbini pada Kabar Madura.

Tugas dan fungsi dibentuknya P2DP tersebut, yakni guna melakukan pencocokan dan penelitian (coklit). Coklit itu dilakukan sesuai dengan analisis DP4 dan sinkronisasi dengan hasil pemilu terakhir.

“Makanya, sistemnya nanti petugas P2DP itu akan mendatangi rumah ke rumah untuk kepentingan coklit tersebut. Kemudian, coklit tersebut nanti sesuai soft copy analisis DP4 dan sinkronisasi pelaksanaan pemilu,” tukasnya.

Sementara masa tugas para petugas P2DP tersebut adalah 36 hari, yakni terhitung sejak 15 Juli sampai dengan 19 Agustus. Pada saat datang dari rumah ke rumah itu, petugas P2DP juga disertai stiker khusus coklit berbasis Kartu Keluarga (KK).

Bahan pedoman petugas P2DP dalam menjalankan tugasnya, adalah berdasarkan hard copy dari hasil analisis DP4 dan hasil sinkronisasi akan dicetak menjadi model A-KWK. “Mencoret yang tidak memenuhi syarat dan memasukkan pemilih yang tidak masuk di A-KWK yang nantinya sebagai pemilih baru,” katanya.  (ong/h4d)

Related Search