STOP NARKOBA: BNNK Sumenep saat kampanyekan penyalahgunaan narkoba dengan PC IPNU dan IPPNU, Selasa (15/11) kemarin.KM/Fathor Rahman

BNNK Bersama IPNU-IPPNU Kampanyekan Stop Narkoba

KORANKABAR.COM(SUMENEP)-Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep terus melakukan gerakan kampanye stop narkoba. Pada  Selasa (15/11) kemarin BNNK kembali melakukan sosialisasi bersama Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama dan Ikatan Pelajar Pemuda Perempuan Nahdlatu Ulama (PC IPNU-IPPNU) Sumenep.

Kepala BNNK Sumenep Bambang Sutrisno  dalam forum kampanye stop penyalahgunaan narkoba menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba sangat berbahaya. Oleh karenanya, pencegahan harus dilakukan melalui sosialisasi tentang pemahaman dampak memakai obat terlarang itu.

Pada sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba yang bertempat di kantor IPNU-IPPNU Sumenep itu, Bambang mengajak masyarakat di masing-masing wilayahnya serta berkomitmen untuk tidak menyalahgunakan narkoba.

“Pencegahan harus masif dilakukan, sehingga masyarakat sangat dibutuhkan untuk berperan serta dalam mencegah penyalagunaan narkoba di masing-masing lingukungan Desanya. Karena dengan begitu, pencegahan akan lebih maksimal. Apalagi BNNK Sumenep tidak mungkin bersosialisasi kepada masyarakat satu persatu yang ada di Sumenep yang jumlahnya lebih dari satu juta orang,” jelasnya.

Ditambahkan, sosialisasi penyelahgunaan narkoba menjadi tanggung jawab bersama. Karena modus pengedaran narkoba sangat bervariasi, namun ketika masyarakat peduli dan ikut serta menanggulangi pengedaran dan penyalahgunaan narkoba, maka penyalahgunaan narkoba bisa ditekan.

Sementara itu Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Sumenep Rahwini Suwandi mengatakan pihaknya menggandeng sejumlah pihak dalam mengkampanyekan penyalahgunaan narkoba di Sumenep, salah satunya adalah PC IPNU Sumenep.

Menurutnya, PC IPNU bersama organisasi kemasyarakatan lainnya seperti Muslimat dianggap bisa untuk kembali mengakampanyekan kepada masyarakat di bawah tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Terpisah Ketua PC IPPNU Sumenep Ahmad Wasil mengatakan, terhadap penyalahgunaan narkoba di Sumenep, IPNU-IPPNU Sumenep berkomitmen akan berperan aktif untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba di Bumi Sumekar.

Kampanye stop penyalahgunaan narkoba dengan BNNK Sumenep menjadi awal komitmen para pelajar Nahdatul Ulama di Sumenep untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba. Supaya masyarakat tidak menjadi korban narkoba yang merusak generasi penerus bangsa.

“Kami sebagai generasi muda juga punya tanggung jawab untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sumenep. Maka dari itu, kami juga berkomitmen untuk berkampanye di daerah kami masing-masing tentang bahaya penyalahgunaan narkoba,” paparnya. (ong/rei)

Related Search