Brosur Briguna Proteksi Diri

Briguna Proteksi Diri, Kredit untuk PNS dan Pensiunan  

EDY MUTHALIB, Kepala Kantor Cabang BRI Sampang (KM/IST)

EDY MUTHALIB, Kepala Kantor Cabang BRI Sampang (KM/IST)

KORANKABAR (SAMPANG)-Dalam rangka usaha meningkatkan portofolio kredit Briguna, baik karya, purna, maupun umum dengan payroll atau pembayaran gajinya di Bank Rakyat Indonesia (BRI), tahun 2015 ini BRI mengadakan program baru dengan nama Briguna Proteksi Diri.

Target dalam program tersebut merupakan semua institusi yang payroll-nya melalui BRI dan potensial untuk dilayani Briguna Karya ataupun Briguna Umum. Selain itu juga untuk pensiunan yang gaji pensiunannya disalurkan melalui BRI dan potensial untuk dilayani Briguna Purna.

Kepala Kantor Cabang BRI Sampang, Edy Muthalib mengungkapkan, untuk program Briguna Proteksi Diri tersebut waktunya terbatas, yakni hanya empat bulan ke depan terhitung sejak 1 April hingga 31 Juli 2015.

“Untuk suku bunganya sesuai ketentuan suku bunga yang berlaku, dengan provisi 0,5 persen. Dan untuk service level agreement (SLA) pemberian kredit Briguna dalam rangka program ini maksimal bisa cair dalam dua hari, dengan tetap memperhatikan unsur-unsur kehati-hatian,” ungkap Edy kepada Kabar Madura, Jumat pekan lalu (17/4).

Lebih lanjut Edy menjelaskan, bagi peserta yang mengajukan kredit Briguna di BRI, maka akan diikutsertakan dengan program asuransi mikro kesehatan, kecelakaan, dan kematian yang dikeluarkan oleh BPJS, dengan lama pertanggungan selama satu tahun dan besaran premi akan dibayarkan oleh BRI, sebesar Rp50 ribu.

Benefit yang akan didapatkan oleh debitur dalam masa polis satu tahun, antara lain adalah biaya rawat inap sebesar Rp100 ribu per hari, dengan maksimal perawatan selama 90 hari. Selain itu ada asuransi kematian sebesar Rp2,5 juta dan asuransi kematian karena kecelakaan hingga Rp19,5 juta. Untuk asuransi tersebut diberikan ketika yang bersangkutan sudah melakukan pencairan kredit Briguna di BRI,” jelasnya.

Edy juga menambahkan, dalam program dimaksud masih ada santunan uang duka wafat mulai tanggal 1 April. Debitur Briguna akan diberikan benefit tambahan berupa santunan uang duka wafat. Yang nantinya akan diberikan kepada keluarga debitur BRI apabila selama menjadi debitur di BRI yang bersangkutan meninggal dunia, baik karena kecelakaan ataupun sakit.

“Santunan uang duka wafat ini diberikan kepada debitur Briguna yang meninggal dunia setelah tanggal 31 Maret 2015. Besaran biaya santunan uang duka wafat adalah sebesar Rp400 ribu, dan biaya santunan uang duka tersebut akan ditanggung oleh masing-masing asuransi,” imbuhnya.

Dalam Briguna Poteksi Diri tersebut masih ada program member get member (MGM), yakni merupakan program pemberian hadiah kepada semua pihak (selain petugas BRI) yang dapat merekomendasikan debitur Briguna baru kepada BRI. Besaran hadiah program MGM sebesar Rp75 ribu setiap aplikasi Briguna yang disetujui.

“Hadiah program MGM tersebut akan diberikan apabila debitur yang direkomendasi telah melakukan pencairan kredit Briguna. Dan apabila hadiah diberikan dalam bentuk barang, maka bentuk atau jenis hadiah akan disesuaikan dengan ketersediaan yang ada,” tandas Edy.

Untuk pengajuan kredit Briguna Proteksi Diri prosesnya cukup mudah. Calon debitur bisa langsung mendatangi kantor cabang BRI terdekat. Khusus untuk di Kabupaten Sampang bisa langsung menghubungi Leliana di nomor HP 082302206885, Panji 087750838111 dan Harijadi 087850619889. (sam/msa/yoe/adv)

Related Search