DEFILE: Delegasi Sumenep ketika mengikuti parade peserta MTQ ke 26 Jawa Timur di Banyuwangi, belum lama ini. (Special for KM)

Bupati Apresiasi Peraih Juara MTQ Jatim

867 views

KORANKABAR (SUMENEP)-Kafilah Kabupaten Sumenep di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 26 tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan di Banyuwangi pulang dengan kepala tegak. Ini setelah mereka berhasil meraih prestasi di 7 lomba dari 21 cabang yang dilombakan.

MTQ Jatim tersebut, diselenggarakan sejak tanggal 22 Mei sampai dengan 30 Mei 2015. Kabupaten Sumenep mengirimkan delegasi 42 orang yang telah melalui tahapan seleksi yang ketat dan pembinaan yang matang di Sumenep. Kafilah MTQ Sumenep berhasil meraih peringkat 18 dari 32 kabupaten.

Prestasi yang dicapai kafilah MTQ Sumenep tersebut, mendapat apresiasi khusus dari Bupati Sumenep, Busyro Karim. Pihaknya menyampaikan terimakasih kepada kafilah yang telah mengharumkan nama Sumenep.

Bupati Busyro juga berharap, para kafilah MTQ mendapat pembinaan berkelanjutan, untuk menyiapkan kafilah di MTQ berikutnya agar meraih prestasi lebih baik.

“Kalau pembinaan harus terus-menerus. Karena kami berharap kafilah MTQ Sumenep terus memperbaiki peringkat. Target kami, nanti ada kafilah Sumenep yang menjadi duta Jawa Timur di MTQ nasional bahkan internasional,” harap Busyro.

Untuk menyiapkan kafilah yang bagus, Busyro mengatakan, tim seleksi MTQ Jawa Timur melakukan penyaringan calon kafilah dari beberapa pondok pesantren di Sumenep.

Hal ini dilakukan agar mendapatkan kafilah yang benar-benar menguasai masing-masing cabang MTQ yang dilombakan.

“Kami berharap, setelah selesai MTQ, para kafilah tidak boleh lepas. Harus ada pembinaan secara berkala. Karena tanpa pembinaan yang jelas, para kafilah kurang terasah. Dan jika mereka tidak diperhatikan, bisa saja menjadi kafilah Kabupatel lain,” urai Bupati Busyro.

Selain itu, Busyro mengucapkan terimakasih kepada Pondok Pesantren di Sumenep yang telah menjadi lembaga pembinaan yang bagus bagi para kafilah MTQ. Karena ditangani setiap hari dan malam.

“Kalau ada lembaga khusus untuk para kafilah MTQ memang ideal. Tapi pembinanya masih harus mengambil dari pesantren kan. Jadi kami percaya, pembinaan di pesantren sudah sangat memadai,” tandas Busyro.

Selain berhasil meraih prestasi di 7 cabang lomba MTQ, kafilah Sumenep juga berhasil meraih juara harapan I untuk lomba pawai ta’aruf saat pembukaan. Serta berhasil meraih juara III untuk pameran produk unggulan. (aan/h4d)

Related Search