KM/FATHOR RAHMAN KERJASAMA: Bupati Sumenep A Busyro Karim MoU dan Kajari Sumenep Roch Adi Wibowo menandatangani nota kesepahaman (MoU) di rumah dinas bupati, Selasa (10/3) kemarin.

Bupati dan Kajari Sumenep Tandatangani Kerjasama

KOTA-Bupati Sumenep A Buysro Karim dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep Roch Adi Wibowo menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di bidang hukum perdata dan tata usaha negara. MoU tersebut berlangsung di rumah dinas (rumdis) bupati Sumenep, Selasa (10/3) kemarin.

Dalam penandatanganan MoU tersebut, hadir juga Kabag Hukum Setkab Sumenep, bersama sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Sementara dari pihak Kejari Sumenep, hadir pula sejumlah kepala seksi (kasi) turut menyaksikan.

Dalam penandatanganan MoU disebutkan, sebagaimana diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah pasal 65 ayat (1) huruf e, bahwa kepala daerah mempunyai tugas mewakili daerahnya di dalam dan di luar pengadilan, dan dapat menunjuk kuasa hukum untuk mewakilinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Di sisi lain juga, bahwa berdasarkan ketentuan UU daerah sebagaimana dimaksud, maka dalam rangka mendukung pelaksanaan penanganan kasus pengaduan di lingkungan pemerintah Sumenep diperlukan upaya advokasi yang meliputi bantuan hukum, pertimbangan dan tindakan hukum lain dalam bidang hukum perdata dan tata usaha negara.

Bahwa dalam upaya advokasi tersebut, dapat dikerjasamakan antara pemerintah kabupaten dengan Kejaksaan Negeri Sumenep selaku jaksa pengacara negara.

Rupanya pada tahun sebelumnya, juga telah dilakukan kerjasama antara pemkab dan kejari setempat. Pada saat itu, kerjasama di antaranya meliputi penanganan tunggakan kredit program penguatan modal yang melibatkan enam SKPD di Sumenep, yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan. Selain itu juga, Dinas Peternakan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Sumenep, Dinas Kelautan dan Perikanan dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Serta yang juga dikerjasamakan pada tahun sebelumnya adalah penyelesaian permasalahan pasar Anom Baru pasca kebakaran tahun 2007 lalu. (ong/zis/adv)

Related Search