PEDULI: Bupati Pamekasan, Achmad Syafii, bersama Forpimda ketika mengisi jadwal safari Ramadan di Kecamatan Kota.KM/TOTOK ISWANTO

Bupati Serap Aspirasi di 13 Kecamatan

229 views

KORANKABAR.COM (PAMEKASAN)-Perjalanan Bupati Pamekasan, Achmad Syafii ke seluruh kecamatan selama bulan Ramadan sudah berakhir, Rabu malam (30/6) kemarin.

Sedikitnya 13 kecamatan sudah terlampaui dalam program yang dikemas dengan istilah Safari Ramadan. Kedatangan Bupati Syafii bersama wabup serta rombongan Forpimda, ke masing-masing kecamatan disambut sumringah masyarakat setempat.

Orang nomor satu ini, tidak pernah lelah mengingatkan terhadap masyarakat akan pentingnya meningkatkan ibadah di bulan suci Ramadan.

Selain itu, berbagai macam kegiatan lainnya juga sangat bermanfaat bagi masyarakat. Diantaranya dengan memberikan santunan terhadap anak yatim, serta serap informasi masyarakat mengenai keluhan yang selama ini terjadi di masing-masing daerah. Dengan demikian, keluhan tersebut bisa ditindaklanjuti dengan program yang telah dipersiapkan oleh pemerintah setempat.

Seperti halnya, safari Ramadan kemarin malam, di tiga kecamatan disambut antusias oleh masyarakat. Pertama safari Ramadan digelar di Kecamatan Proppo sekaligus buka bareng bersama tokoh masyarakat, dan para alim ulama.

Kemudian agenda tersebut dilanjutkan ke Kecamatan Tlanakan, dengan acara sholat tarawih bersama dan do’a bersama. Terakhir safari Ramadan ditutup di Kecamatan Kota dengan agenda yang sama yakni, menanyakan keluhan yang dialami daerah di Kecamatan Kota.

“Adanya safari Ramadan ini hanya untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat Pamekasan. Disamping itu juga sebagai agenda serap informasi masyarakat demi kemajuan masing-masing daerah. Sehingga dengan adanya keseriusan pemerintah ini, perlu juga ada dukungan dari masyarakat untuk menyukseskan segala program demi kesejahteraan masyarakat di Pamekasan,” ujarnya.

Selain itu, Achmad Syafii juga menegaskan, untuk menjalankan ibadah puasa dengan maksimal, Pemerintah sudah mengeluarkan aturan mengenai larangan-larangan selama bulan puasa.

Salah satunya berupa larangan buka warung disiang hari, serta menutup tempat hiburan karaoke selama satu bulan penuh. Sebab, kedua hal itu, diyakini akan menganggu masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Sehingga kemaksimalan para umat beragama islam dalam menunaikan ibadah puasa bisa terlaksana dengan baik.

“Alhamdulilah, berkat kegiatan kami ini cukup membuahkan dampak positif. Dimana bisa menjalankan ibadah dengan baik, dan secara bersama. Jadi kalau misalkan ada warung-warung yang buka disiang hari maka harus dilaporkan ke camat setempat. Kedua, selama bulan ramadan kami juga menutup tempat-tempat hiburan, karaoke. Termasuk juga mercon, sreng door kami larang atau tidak boleh. Terakhir, kami juga sudah melarang agar di malam takbiran tidak menggunakan kendaraan bermotor,” tegasnya.

Syafii berharap, agar kegiatan safari Ramadan bisa dilaksanakan setiap tahun di bulan suci Ramadan. Sebab cukup membuahkan dampak positif bagi masyarakat serta keimanan dan ketakwaan terhadap allah swt. Dia berjanji akan, selama sisa kepemimpinannya akan terus menggalakkan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat. “Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan positif ini, bisa kami teruskan pada saat ramadan selanjutnya. Terus terang dengan adanya kegiatan ini, cukup dirasakan oleh masyarakat kecil,” tuturnya. (ito/adv/h4d).

Related Search