JALUR UTAMA: Sungai Kamuning yang menjadi jalur utama aliran banjir yang menggenangi kawasan Kota Sampang.KM/ABDUL WAHED

Dana Penanganan Banjir Belum Diketahui

46 views

KORANKABAR.COM(SAMPANG)–Penanganan persoalan bencana banjir yang seringkali terjadi setiap tahunnya nampak ditanggapi kurang serius oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, terbukti hingga saat ini masih belum memproyeksikan penganggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sampang. Padahal penanganan banjir sangat diharapkan oleh seluruh warga Sampang terlebih bagi warga yang menjadi daerah terdampak bencana banjir.

Saat dimintai konfirmasi, Bupati Sampang KH. A Fannan Hasib, yang didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Hary Soeyanto, mengatakan, sejauh ini masih melakukan pembahasan KUA-PPAS Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD). Sehingga penganggaran untuk penanganan banjir masih belum diplotkan.

Tergantung DPR-nya nanti, kan masih dilakukan pembahasan, jadi tidak bisa disampaikan sekarang. Sekarang cuma rancangan di kita. Tidak berani kita sampaikan, iya kalau DPRD setuju,” katanya.

Tak mau disalahkan terkait bencana banjir yang sering terjadi di Kota Sampang, pihaknya malah menilai bahwa bencana banjir tersebut murni kesalahan dari pihak Provinsi Jawa Timur yang mempunyai kewenangan terhadap keberadaan Sungai Kali Kamoning.

“Asal diketahui mengenai banjir, Provinsi sudah mengakui bahwa yang salah itu dirinya bukan Sampang. Gus Ipul juga begitu, karena kewenangan sungai ini milik Provinsi,” kelitnya.

Sementara Ketua DPRD Sampang Imam Ubaidillah mengatakan, untuk anggaran penanganan banjir yang bersumber dari APBD dipastikan ada di KUA-PPAS. Hanya saja untuk rancangan anggaran kegiatan penanggulangan bencana banjir, nantinya ada di RAPBD yang akan masuk. Namun sejauh ini masih belum, karena saat ini masih pandangan umum dan plafon penganggaran.

“Yang jelas ada. Tapi masih belum. Nanti di dinas teknis akan mengajukan RKA penggunaan anggaran itu. Untuk bantuan dari Jawa Timur juga belum diketahui, termasuk nanti bantuan BK. Dan sampai sekarang pula bantuan itu masih belum masuk, makanya masih dikosongin, kecuali nanti ada keputusan Gubernur,” katanya.

“Penanganan banjir itu ada, nanti itu akan dialokasikan ke masing SKPD. Makanya tadi kami intruksikan, RKA untuk segera disetor ke TAPD, supaya TAPD segera menyetor ke kita. Nah nanti itu akan diketahui untuk ini, untuk itu,” katanya lagi.(awe/h4d)

 

Related Search