SIAP Bertugas: Sebanyak 81 anggota panwascam resmi dilantik Senin (1/6) untuk mengawal pemilukada di Sumenep digelar 9 Desember 2015. KM/FATHOR RAHMAN

Dilantik, 81 Panwascam Diharapkan Emban Tugas dengan Baik

 

KORANKABAR.COM (SUMENEP)-Setelah melalui proses yang cukup, rekrutmen panitia pengawas kecamatan (panwascam) oleh panitia pengawas pemilu (panwaslu) Kabupaten Sumenep, yakni mulai dari pendaftaran hingga tes tulis dan wawancara, panwascam, Senin (1/6) resmi dilantik di aula Hotel Utami.

Panwaslu untuk pemilukada Sumenep 2015 yang akan diselenggaran pada 9 Desember mendatang melantik dan memberikan SK kepada 81 panwascam dari 27 kecamatan yang ada di Sumenep. Setiap kecamatan memiliki 3 orang panwas.

Ketua Panwascam Sumenep Moh Amin menjelaskan jika pada pelantikan panwascam sebanyak 81 orang tersebut menjadi awal permulaan dari titik kebaikan yang akan berjalan pada pelaksanaan pemilukada mendatang. Sehingga diharapkan, panwascam bisa bekerja dengan baik sesuai tugas dan wewenang yang telah diembannya dan memberikan yang terbaik untuk Sumenep dalam pemilukada.

“Dalam menjalankan tugas setelah dilantik, harus bekerja dengan baik, karena bagaimanapun juga, kita mempunyai tugas dan tanggung jawab dan wewenang yang harus dikerjakan dan dijalankan dengan baik. Pelantikan ini adalah titik awal menuju kebaikan untuk hasil yang baik nantinya,” terang Moh Amin.

Pihak panwaslu kabupaten meminta agar sikap transparansi antar anggota bisa terus terjaga, sehingga dalam menjalankan tugas tidak ada yang ditutup-tutupi. Karena bentuk transparansi antar anggota panwascam adalah sebagai bentuk kinerja yang baik untuk saling bekerjasama demi tugas yang dijalankan sebagai panwas.

“Karena kekompakan adalah hal yang baik, jangan sampai antar anggota panwascam tidak tanggap satu sama lain lantaran tidak ada transparansi. Makanya, keterbukaan sangat penting untuk menjalankan tugas pengawasan dalam pemilihan bupati nanti juga berjalan dengan lancar,” tukasnya.

Ditegaskan Amin, transparansi itu menjadi bagian yang baik dalam menjalankan tugas. Maka dari itu, saling tertutup antar anggota panwas menjadi hal yang buruk karena bisa menghambat untuk bekerja dengan baik, sehingga hasilnya bisa kurang baik juga dalam tugasnya. “Dalam bentuk pekerjaan apapun, ketransparanan harus dijaga dalam mengemban tugas ini,” tegasnya.

Sebab, lanjut Amin, mengemban tugas di pundak sebagai panw dalam pesta demokrasi pemilukada mendatang harus dilakukan dengan kompak dan bersama-sama, karena memang berada dalam institusi, nantinya menghasilkan yang baik pula. Maka dengan langkah yang baik dengan menjaga kekompakan, transparansi dan bekerja sesuai wewenang, yakin hasilnya akan baik.

“Sementara setiap kebijakan apapun akan diambil, juga harus berpijak pada kepentingan umum, bukan pribadi. Sedangkan dengan bekerja sama yang baik, tugas dan wewenang akan bisa diemban dan terlaksana dengan baik pula untuk capaiannya,”tandasnya. (ong/zis/adv)

Related Search