DITAHAN: Hand tractor bantuan hibah dari Kmenteian Pertanian, tak kunjung disalurkan ke poktan. Alasannya, karena ada satu poktan yang belum besedia menandatngani dokumen serah terima. (KM/MOH. KHOIRUL UMAM)

Dispertan Belum Salurkan 34 Hand Tractor

1057 views

KOTA-Sekitar 34 hand tractor bantuan dana hibah Tahun Anggaran (TA) 2015 dari Kementerian Pertanian, terlihat masih dibiarkan menumpuk di Dinas Pertanian (Dispertan) Sampang, hingga Rabu kemarin (11/3). Bantuan hand tractor itu, tak kunjung disalurkan kepada yang behak menerima.

Pelaksana tgas (Plt) Kepala Dispertan Sampang, Syamsul Hidayat melalui Kabid Tekhnik, Suyono mengatakan, belum tersalurkannya hand tractor tersebut, karena ada salah satu kelompok tani (poktan) yang belum menandatangani surat serah terima.

”Bukannya kami ingin menahan bantuan hand tractor ini, namun kami belum berani menyerahkan sebelum ada tanda tangan serah terima. Jadi sementara waktu kami menunggu dulu sebelum 34 poktan menandatangi semua,” sergahnya.

Dikatakan Suyono, bantuan hand tractor itu merupakan bantuan hibah dari Kementerian Pertanian yang diserahkan oleh Presiden Joko widodo, di Jawa Tengah beberapa waktu lalu .

”Tidak ada pungutan apapun, ini gratis dan tidak ada retribusi, karena bantuan ini dana hibah,” jelasnya.

Di bagian lain Suyono mengaku, tidak tahu sama sekali soal nilai anggaran bantuan 34 hand tractor tersebut. Sebab, ujarnya, Dispertan Sampang hanya menerima bantuan itu, dalam bentuk barang, tanpa mengetahui besar anggarannya.

”Kalau anggarannya kami tidak tahu, kami hanya bertugas menerima dan menyerahkan kepada poktan di 8 kecamatan,” tambahnya.

Ketika ditanya kembali kepastian penyerahan hand tractor itu, Suyono menegaskan, dari 34 poktan, ada satu yang masih belum menanandatangi dokumen serah terima. imbuhnya, jika semua poktan sudah menadatanganii dokumen serah terima, maka dipastikan, tractor bantuan itu, akan secepatnya disalurkan kepada yang berhak menrima.

”Tinggal satu poktan di Kecamatan Sokobanah yang belum tanda tangan, jadi kami belum berani merrealisasikan sebelum semua calon penerima dan calon lokasi (CPCL) rampung,” pungkasnya. (mam/yoe)

Related Search