AKAN DIGANTI: Program bantuan raskin nantinya akan tidak berlaku karena akan diganti oleh E-Voucher yang dinilai bisa meminimalisir penyimpangan bantuan.KM/Fathor Rahman

E-Voucher Belum Bisa Diterapkan

80 views

KORANKABAR.COM (SUMENEP)– Kabupaten Sumenep masih belum bisa menjalakan E-Voucher sebagai ganti bantuan beras untuk masyarakat miskin (Raskin). Karena Sumenep tidak masuk pada pada bagian proyek percobaan program bantuan pengganti Raskin.
Menurut kepala Bagian Perekonomian Setkab Sumenep Mohammad Hanafi, bahwa yang menjadi proyek percobaan adalah kotamadya, bukan kabupaten. Sehingga Kabupaten Sumenep tidak masuk dalam bagian uji coba E-Voucher tersebut.

“Memang ada Kota yang sudah menjalankan program E-Voucher itu, tapi semuanya adalah Kota Madya, bukan Kabupaten. Terdapat sekitar 44 Kota yang sudah menjalankan pilot proyek E-Vocher, ketika sudah dievaluasi hasilnya baik dan bisa dilanjutkan, Sumenep bisa jadi juga akan menjalan program itu sebagai ganti Raskin,” jelasnya kepada Kabar Madura.

Diperkirakan, Sumenep bisa menerapkan program E-Voucher tersebut antara tahun 2019 atau tahun 2020. Sebab program tersebut beanr-benar akan dilakukan dengan matang sehingga membutuhkan waktu lama untuk diterapkan secara nasonal.

Untuk saat ini, Kabupaten Sumnep masih menjalankan rpogram yang sudah berjalann sejak dulu, yaitu program bantuan raskin kepada masyarakat miskin. Oleh karenanya, pihaknya terus berusaha supaya penerima Raskin di Sumenep tepat sasaran. “Kalau memang program E-vocher berjalan dengan baik sesuai yang diuji cobakan, bukan tidak mungkin Sumenep akan menerapkan program itu pula,” katanya.

Diungkapkan mantan Camat itu, program E-Vocher tersebut salah satu tujuannya adalah untuk meminimalisir dugaan terjadinya penyelewengan-penyelewengan yang selama ini terjadi pada program Raskin. Oleh karenanya, jika nanti program itu setelah dievaluasi memang layak untuk diterapkan, maka pihaknya akan menyambut baik program tersebut.

“Dalam artian, program E-Voucher itu akan menjadi salah satu upaya perbaikan terhadap adanya dugaan peyimpangan bantuan Raskin yang selama ini terjadi. Atau paling tidak, bisa mengurangi penyimpangan-penyimpangan bantuan dari pemerintah. Tentunya, untuk menjalankan program itu, Sumenep butuh persiapan-persiapan sehingga benar siap untuk menjalankannya,” tandasnya.

Program itu dinilai menjadi program yang jitu supaya program pemerintah benar-benar sampai ke tangan penerima yang benar-benar berhak. Oleh karenanya, penerima manfaat bantuan program E-Voucher itu akan memegang kartu E-Voucher yang bsia ditukarkan di warung atau yang sudah ditunjuk oleh pemerintah.
“Pemegang kartu E-Voucher yang ingin menukarkan bisa mendapatkan bahan-bahak pokok kebutuhan sehari-hari masyarakat, seperti beras, gula dan sembako lainnya,” tukasnya. (ong/h4d)

Related Search