Empat Pasangan Mesum Digaruk di Hotel Mawar

2753 views

KORANKABAR (PROBOLINGGO)-Empat pasangan mesum diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo, Rabu (8/4), di Hotel Mawar, Kecamatan  Paiton, dalam sebuah razia yang digelar untuk menekan angka penyakit masyarakat.

Delapan orang tersebut tertangkap basah saat sedang indehoi dalam hotel melati yang  kerap dijadikan ajang memacu birahi. Selain pelaku, pemilik dan pengelola hotel juga terancam hukuman berupa pencabutan izin operasional hotel.

Salah seorang petugas Satpol PP yang enggan disebut namanya menyebut jika kawasan tersebut memang menjadi incaran pihaknya karena masyarakat sekitar merasa terganggu. Hotel-hotel kelas melati dengan kamar berukuran 2×3 meter di kawasan Paiton memang sering kali luput dari pantau petugas.

Pada saat razia, petugas sempat mendapat perlawanan dari pihak Hotel Mawar dengan meminta agar tidak mengganggu tamu mereka. Namun petugas tidak kalah garang dan langsung mendatangi kamar-kamar yang sebagian dalam kondisi terkunci.

“Tolong dibuka! Kami dari Satpol PP Kabupaten. Jika tidak dibuka, pintu kami dobrak,” ancam salah satu petugas di setiap kamar. Setelah itu satu per satu mereka keluar dari kamar dengan wajah malu.

Dua pasangan diketahui sebagai pasangan selingkuh yang masing-masing sudah memiliki suami atau isteri. Sementara dua pasangan lain berstatus pacaran. Bahkan dua dari perempuan yang terjaring razia sempat meronta saat hendak dibawa ke kantor Satpol PP di Kecamatan Kraksaan.

Sempat dua dari wanita yang terjaring menolak dibawa petugas, bahkan sempat menangis histris. Namun petugas tetap memaksa membawa ke kantor Pol PP di Kraksaan.

Kepala Seksi Binmas Satpol PP Kabupaten Probolinggo Catur Genting mengatakan berdasar laporan warga, Hotel Mawar kerap dijadikan ajang esek-esek oleh sejumlah pasangan mesum. “Laporan masyarakat di sini menyebut jika kerap dijadikan ajang mesum. Hotel Mawar juga belum mengantongi  IMB,” katanya.

“Kita lihat apakah IMB sudah mereka pegang atau belum. Kalau tidak ada kami akan merekomendasikan untuk penutupan hotel tersebut,” sambung Catur kepada wartawan.

Empat pasangan yang terjaring rasia setelah di data oleh pihak Pol PP memulangkan mereka. Sebelumnya pihak keluarga diminta datang ke Kantor Satpol PP dan menjelaskan keberadaan mereka di hotel. (mem)

Related Search