MINAT BACA: Cukup banyak pelajar yang rutin berkunjung ke Perpustakaan Daerah. (KP/Sundari Adi Wardhana)

Hadir di Kawasan Pendidikan

1093 views

Sejak beberapa waktu lalu, Kantor Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Probolinggo pindah ke lokasi baru. Sebelumnya bertempat di Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan, Perpusda pindah ke kawasan BLK (Balai Latihan Kerja) di Kelurahan Sidomukti, Kota Kraksaan. Perpindahan itu ditandai dengan sebuah tasyakuran, Rabu (18/3) lalu.

“Masih sebatas tasyakuran. Nanti akan diresmikan lagi oleh Ibu Bupati (Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari,” ungkap Kepala Kantor Perpusda Kabupaten Probolinggo Santoso SH M.Hum.

Perpindahan Perpusda itu merupakan sebuah terobosan penting yang dilakukan Pemkab Probolinggo. Gedung baru itu berada di kawasan pendidikan. Di sekeliling kantor Perpusda terdapat lembaga pendidikan TK (Taman Kanak-kanak), SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama), SMA (Sekolah Menengah Atas), dan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan).

Kondisi tersebut mendorong manajemen Perpusda untuk meningkatkan pelayanan. Tahun ini akan dilakukan penambahan koleksi dan judul buku hingga 30 ribu eksemplar. “Dengan koleksi yang ada saat ini sekitar 40 ribu eksemplar, berarti koleksi buku kami akan menjadi sekitar 70 ribu eksemplar,” ungkap Santoso.

Santoso menerangkan, pihaknya Perpusda melengkapi fasilitas pelayanan. Yakni dengan tersedianya ruang audiovisual dan aula yang dilengkapi dengan internet gratis. Hal ini dilakukan, untuk meningkatkan minat baca masyarakat. “Internetnya menggunakan login nomor anggota yang dimiliki. Jadi internet gartis itu hanya untuk anggota. Selain anggota tidak dapat menggunakan,” jelasnya.

Karenanya, Santoso yakin dan optimis jumlah kunjungan ke Perpusda akan meningkat cukup signifikan. Apalagi ruang bacanya juga cukup representatif dibanding gedung Perpusda yang lama. “Pembaca juga dapat memanfaatkan aplikasi Inlis (Intregate Library Sistem). Pembaca cukup memasukkan judul buku untuk melihat ketersediaan buku yang akan dibaca atau dipinjam,” pungkasnya. (saw/dik)

Related Search