Hanya Diikuti Satu Sekolah

1091 views

KOTA-Pelaksanaan ujian nasional (unas) online di Sumenep hanya satu sekolah, yakni SMA Negeri I.
“Baik dari tingkat SMP dan SMA, hanya sekolah itu yang bisa mengikuti ujian online,” ujar Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Nurul Hamzah tanpa menyebutkan jumlah total SMP dan SMA, kemarin (17/3).
Menurutnya, yang menjadi kendala tidak semua sekolah mengikuti unas online hanya satu, yaitu ketiadaan fasilitas. “Kalau di sekolah yang bisa ikut tahun ini, sudah pasti fasilitasnya lengkap,” ungkap Nurul. Dimungkinkan, tahun depan akan ada penambahan jumlah sekolah yang bisa ikut unas online itu.
Unas online, kata Nurul, merupakan langkah bagus. Masalahnya, praktik seperti kebocoran kunci jawaban dan lainnya bisa ditekan. “Karena nanti akan terpantau sedemikian rupa, sehingga kebocoran-kebocoran itu bisa ditekan,” ujarnya. Selain itu, unas online juga memudahkan dilakukannya evaluasi terhadap jawaban siswa, karena semua sudah dikomputerisasi secara online juga.
Lebih jauh dia memaparkan, model ujian onlie itu sebenarnya mengadopsi yang biasa dilakukan di perguruan tinggi. Katanya, saat ini banyak perguruan tinggi sudah melakukan berbagai kegiatan pembelajaran dengan fasilitas internet, termasuk misalnya ketika melakukan tes masuk kuliah. “Bahkan sekarang di perguruan tinggi sudah gampang untuk mengetahu nilai ujian mahasiswa. Hari ini misalnya ujian, hari ini juga hasilnya sudah diketahui,” ungkapnya.
Nurul berharap, tahun depan semua sekolah sudah bisa melakukan ujian dengan model online itu. “Semoga tidak ada kendala, karena ini juga berkaitan dengan kualitas pendidikan,” pungkas pria yang kini juga menjadi Ketua PGRI Sumenep itu. (mat/zis)

Related Search