SELEBRASI: Pasukan Madura United yang saat ini masih memiliki peluang besar merebut takhta juara TSC.KM/Tabri S MunirSELEBRASI: Pasukan Madura United yang saat ini masih memiliki peluang besar merebut takhta juara TSC.KM/Tabri S Munir

Jalan Juara Masih Terbuka

144 views

 

KORANKABAR.COM(BANGKALAN)-Kompetisi Torabika soccer Championship (TSC) menyisakan 6 pertandingan lagi. Madura United yang saat ini menempati peringkat 2 klasemen sementara TSC, masih memiliki peluang untuk keluar sebagai juara TSC. Syaratnya, dalam enam pertandingan sisa yang harus dijalani Madura United harus mampu selalu meraih poin penuh.

Upaya untuk bisa merealisasikan sapu bersih 6 pertandingan sisa, memang bukan perkara ringan bagi skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab. Sebab, tim yang berbaju kebesaran oreng merah putih tersebut masih harus 3 kali melawat ke kandang lawan. Bahkan, mereka juga harus menjalani pertandingan ketat melawan Persipura Jayapura pada 26 November nanti di kandang tim berjuluk Mutiara Hitam.

Madura United dengan Persipura sendiri, saat ini juga sama-sama sedang berkejar-kejaran untuk menjadi yang terbaik dalam pagelaran TSC tahun ini. Persipura saat ini memang berada di bawah Madura United dengan hanya selisih 2 poin saja.

Terlepas dari calon lawan yang akan dihadapi pekan depan, Madura United di pekan ini akan menghadapi Persija Jakarta. Kendati bertajuk sebagai pertandingan kandang, nyatanya bukan perkara mudah bagi skuad asuhan Gomes Olivera untuk bisa dengan mudah mengamankan 3 poin. Sebab, hingga kini tak satupun pemain Madura United menginjakkan kakinya di stadion yang baru akan diresmikan pada 18 November nanti.

Atas kondisi tersebut, Presiden Madura United menegaskan kepada para pemainnya agar melipatgandakan semangatnya untuk menjalani 6 pertandingan sisa. Menurutnya, dalam 6 pertandingan sisa yang akan dijalani Fabiano dan kawan-kawan, tidak ada satupun pertandingan yang dianggap mudah.

“Semua pertandingan kedepan adalah pertandingan berat bagi Madura United. Harus melipatgandakan semangat untuk menjalani 6 pertandingan sisa. Pertandingan lawan PSM kemarin, cukup menjadi pelajaran bahwa semuanya harus fokus hingga selesainya pertandingan,” jelas AQ, kerap disapanya.

Ya, PSM Makassar kemarin memang secara mengejutkan membungkam Madura United di menit akhir. Tepatnya, saat pertandingan hanya 30 detik di waktu normal. Sayangnya, gawang Madura United yang dijaga Joko Ribowo bergetar dan menjadikan skuad Laskar Sape Kerrab harus kehilangan poin.

AQ sendiri menguraikan, jika pihaknya memiliki catatan bahwa gol-gol lawan yang masuk ke gawang Madura United pada menit-menit akhir mencapai 11 kali. “Gol di menit akhir yang menyebabkan Madura United kalah, memang hanya terjadi saat menghadapi PSM. Kedepan, buktikan bahwa Madura United terdiri dari pemain bermental juara. Jika pada pertandingan lalu kalah, maka bangkitlah pada pertandingan selanjutnya,” tegas AQ, kepada para pemainnya.

Lebih lanjut, AQ mengingatkan kepada Fabiano dan kawan-kawan, bahwa para pemain yang saat ini berbaju Madura United, adalah orang-orang pilihan Tuhan, karena tidak semua orang memiliki kesempatan untuk berbaju Madura United.

“Maka jagalah amanah dengan baik dengan selalu berusaha bermain sebaik-baiknya dalam setiap pertandingan. Berdoa dan berusaha harus dijalani dengan sungguh-sungguh. Mari tanamkan di otak kecil dan doa kita semua bahwa Madura United juara,” pungkas AQ. (bri/h4d)

Related Search