Janji Rampungkan Perda CSR

1099 views

SUMENEP-Hingga saat ini Kabupaten Sumenep belum memiliki peraturan daerah (Perda) yang mengatur tentang Corporate Social Responsibility (CSR) bagi perusahaan. Sehingga banyak perusahaan yang tidak menyalurkan CSR ke masyarakat.
Karena belum pernah menerbitkan Perda CSR, beberapa waktu lalu Komisi B DPRD Sumenep melakukan studi banding ke Samarinda untuk menanyakan penerapan Perda tersebut. Termasuk sosialisasi ke sejumlah perusahaan.
Menurut salah satu anggota Komisi B DPRD Sumenep, Akis Jasuli mengatakan bahwa Perda CSR sangat penting untuk segera diberlakukan. Karena di Sumenep saat ini sudah banyak perusahaan besar berdiri.
“Saat ini realisasi dana CSR perusahaan di Sumenep tidak bisa terkontrol. Karena kami masih belum memiliki pijakan dalam melakukan imbauan ke perusahaan,” ujar politisi Nasdem.
Selain itu, Akis mengaku, saat ini di Komisi B masih mengumpulkan bahan-bahan untuk merancang poin-poin dalam Raperda CSR. Walaupun diakuinya, sebagian besar draf Raperda CSR sudah hampir rampung. “Jadi kami berupaya bersama teman-teman untuk segera membahas kelanjutan Raperda CSR. Karena target kami, tahun ini harus rampung,” janji Akis.
Akis mencontohkan, dari hasil studi banding di Samarinda, semua perusahaan disana tertib hukum. Artinya, perusahaan selalu melaporkan hasil realisasi dana CSR kepada masyarakat. Sehingga Perda yang dibuat tidak sia-sia.
“Sementara perusahaan di Sumenep, jika ditanya, mengaku sudah mengeluarkan dana CSR. Tapi ketika dikonfirmasi ke masyarakat, mengaku tidak pernah menikmati. Maka hal itu perlu dipertegas dengan Perda,” tandas Akis. (aan/h4d)

Related Search