RAWAN PUNGLI: Aktivitas pelabuhan menjadi salah satu fokus Kejari Sumenep untuk membasmi pungutan liar. KM/DOK

Kejari Bidik Pungutan di Pelabuhan

57 views

KORANKABAR.COM-Dugaan pungutan liar yang terjadi di sejumlah pelabuhan menjadi atensi Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep. Sebab praktik tersebut merupakan salah satu bentuk korupsi yang bisa merugikan negara atau daerah.

Kepala Kejari Sumenep Bambang Sutrisna menuturkan, pihaknya mendapatkan informasi jika di beberapa pelabuhan di Sumenep terjadi pungutan liar yang dilakukan oknum petugas pelabuhan. Sehingga pihaknya mendesak instansi terkait agar turun tangan.
“Kepala Dinas Perhubungan harus bertindak ke bawah. Karena sekecil apapun pungutan liar dilarang,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala UPT Pelabuhan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep Muslimin mengatakan kalau pelabuhan kecil di sejumlah pulau setelah dibangun langsung dilimpahkan pengelolaannya kepada Desa melalui Kecamatan. Sehingga yang mengurusi setiap aktivitasnya adalah pengelola yang ditunjuk oleh Desa agar tambat labuh ada yang merawat.

“Kami mengurusi pelabuhan penyeberangan. Tapi setiap pungutan merupakan retribusi yang dimasukkan kepada PAD karena sesuai Perda. Jadi tidak ada pungutan liar,” ujarnya.
Pihaknya mengaku hanya memiliki kewenangan di dermaga. Sebab ketika memasuki pelabuhan merupakan kewenangan PT Pelindo III. Sementara pihaknya menarik retribusi di dermaga penyeberangannya.

“Di pelabuhan penyeberangan kami hanya punya dermaga. Pelabuhan yang menjadi tanggungjawab UPT ada Pelabuhan Kalianget, Sapudi, Raas dan Arjasa,” pungkasnya.
Kejaksaan Negeri Sumenep fokus melakukan pengamatan terhadap aktivitas pelabuhan, karena ada informasi penarikan retribusi karcis tidak sesuai dengan harga yang tertera di tiket kapal. Hal itu pernah diungkapkan oleh sejumlah penumpang kapal jurusan Kangean-Kalianget.

Tiket Rp28.500 yang tercantum di karcis, ternyata petugas karcis di loket diduga menjual dengan harga Rp40 ribu tanpa keterangan yang rinci tambahan jasa pelayanan di atas kapal. (aan/h4d)

Related Search