LANGGAR SE BUPATI : Petugas Satpol PP saat melakukan pendataan terhadap kendaraan dinas Sekcam Karangpenang, yang diduga dijadikan barang jaminan utang, Selasa kemarin.KM/ISTIMEWA

Kendaraan Dinas Jadi Jaminan Utang

461 views

KORANKABAR (SAMPANG)-Sikap oknum pegawai negeri sipil (PNS) jajaran Pemkab Sampang ini, sungguh keterlaluan. Betapa tidak, sepeda motor Honda Vario Techno bernopol M 2822 PP, yang diamanahkan pemkab kepadadanya sebagai kendaraan dinas, malah dijadikan jaminan utang.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang, Selasa (9/6) menemukan kendaraan dinas Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Karangpenang, Sutrisno itu, di halaman rumah Marzuki salah satu pengusaha di Desa Karangpenang Onjur, Kecamatan Karangpenang.

Sepeda motor pelat merah tersebut dijadikan barang jaminan atas utang sebesar Rp77.215.000. Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Sampang, Moh. Jalil mengungkapkan, temuan penyelewengan aset pemkab itu, bermula dari laporan dari masyarakat.

”Setelah dilakukan penyelidikan, kami menemukan tiga barang bukti jika kendaraan dinas roda dua dijadikan barang jaminan utang,” tandas Jalil.

Kejanggalannya, pertama surat pernyataan dan perjanjian, kedua kendaraan dinas ada di rumah orang yang memberikan utang, ketiga saksi-saksi membenarkan jika kendaraan itu dijadikan barang jaminan utang,” jelasnya lebih lanjut kepada Kabar Madura.

Berikutnya Jalil menegaskan, menjadikan kendaraan dinas sebagai barang jaminan utang, sudah jelas melanggar surat edaran (SE) bupati, yang salah satu poinnya berbunyi, “kendaraan dinas dilarang dijadikan barang jaminan utang.”

”Yang jelas, identitas pemegang kendaraan ini (Sekcam Karangpenang), dan nopol sudah kami catat, tinggal melaporkan kepada Sekkab, terkait penindakan dan pembinananya,” jelasnya.

Di sisi lain, Jalil menambahkan, dalam surat pernyataan utang tersebut dijelaskan, jika yang bersangkutan tidak membayar utang sesuai dengan apa yang sudah disepakati, maka yang bersangkutan siap menanggung risiko dan siap di jemput ke kantor Kecamatan Karangpenang.

”Namun sayangnya, ketika kami menghubungi langsung melalui telpeon selulernya, Sekcam Karangpenang tidak bisa dikonfirmasi. Namun data-data dan sejumlah dokumentasi sudah kami kantongi,” pungkasnya. (mam/yoe)

 

Related Search

    Tags: