TERBUKA: Ketua KI saat menjadi narasumber pada kegiatan Peningkatan Aparatur yang diselenggarakan oleh Desa Masalima, Rabu (16/11) kemarin.KM/Fathor Rahman

KI Apresiasi Upaya Peningkatan Aparatur Desa Masalima

 

KORANKABAR.COM(SUMENEP)-Pelaksanaan Peningkatan Aparatur oleh Desa Masalima, Kecamatan Masalembu yang digelar di Hotel Utami Sumekar, Rabu (16/11) kemarin mendapatkan apresiasi dari Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep.

Ketua KI Sumenep RAj Hawiyah Karim menyampaikan, dengan kegiatan tersebut bisa memberi stimulan kalau aparatur Desa menjadi ujung tombak dalam sebuah pemerintahan. Karena sebagaimana diketahui bahwa aparatur Desa yang berhadapan langsung dengan masyarakat

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintaha Desa Masalima dalam Peningkatan Aparatur tersebut. Karena bagaimanapun juga, aparatur harus mempunyai bekal secara kapasitas demi menyelengarakan pemerintahan yang baik dalam melayani masyakat di bawah,” jelasnya kepada Kabar Madura kemarin.

Pada saat dirinya mengisi kegiatan itu, pihaknya menyampaikan berbagai hal tentang keterbukaan informasi. Sehingga keterbukaan informasi tersebut disengketana terlebih dahulu baru terbuka atau transparan.

Namun pihaknya menyadari, bahwa tidak banyak pihak Desa atau Aparatur Desa yang punya bekal atau mengerti mengenai keterbukaan informasi. Maka dengan diadakannya kegiatan itulah, menjadi momentum untuk membuka dan mengubah pola pikir pemerintahan Desa soal keterbukaan.

“Untuk itu, kami berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan leh Desa Desa lainnya. Karena kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi Pemerintahan Desa yang melaksanakan tugas dan berhadapan langsung dengan masyarakat atau publik,” ungkapnya.

Wiwik sapaan RAj Hawiyah Karim juga mengapresiasi peserta Peningkatan Aparatur Desa Masalima, karena keterbukaan aparatur atau sangat Open mindet terhadap apa yang dihadapi di bawah. “Ternyata, masyarakat yang dilayani bermacam-macam. Sehingga jika tidak dilayani dengan pengetahuan, maka tidak aneh ketika pelayanan tidak baik,” sambungnya.

Pihaknya berharap kepada wakil rakyat supaya tidak hanya mendorong peningkatan infrastruktur saja di tingkat desa, tapi juga pemberdayaan aparatur dan peningkatan kapasitasnya harus diperhatikan. Karena tidak hanya infrastruktur yang dibutuhkan dan yang diperbaiki, tapi Sumber Daya Manusia (SDM) nya juga diperbaiki.

“Sebenarnya forum dua jam kurang pada kegiatan tadi (kemarin, red), padahal sudah dua jam. Kami sangat senang bisa memberikan wawasan banyak, terumata mengenai keterbukaan informasi,” tukasnya. (ong/h4d)

Related Search