KANTOR KPU: Meski ada aturan PKPU, mantan PPK, PPS dan KPPS yang sudah menjabat dua tahun tetap mendaftar ke KPU Sumenep. (KM/Fathor Rahman)

KPU Tetap Terima Mantan PPK

1514 views

KORANKABAR (SUMENEP)-Dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomer 3 pasal 18 ayat 1 huruf K, bahwa syaratnya belum pernah menjabat 2 kali sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

Namun, di Sumenep yang sudah 2 kali menjabat PPK, PPS dan KPPS tetap datang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep.

“Oleh sebab itu, tahun 2015 ini ada perbedaan dengan pemilihan umum (pemilu) atau pemilihan kepala daerah sebelum-sebelumnya, karena PPK, PPS dan KPPS dibatasi. Karena kalau sudah dua kali menjabat, tidak bisa mendaftar sebagai PPK, PPS dan KPPS,” ujar komisioner KPU Sumenep, Ach Subaidi, Kamis (23/4).

Hanya saja, kendatipun sudah ada PKPU yang mengatur hal itu, namun tidak menyurutkan mantan PPK, PPS dan KPPS yang sudah menjabat dua kali, karena tetap banyak yang pernah menjabat kali tetap datang ke KPU Sumenep untuk menanyakan aturan tersebut dan bahkan mendaftar.

“Memang banyak yang mendaftar mereka yang menjabat 2 kali, bahkan rata-rata yang mendaftar adalah PPK, PPS atau KPPS yang menjabat pada tahun di 2014 kemarin, baik di pilpres dan pileg. Tapi kalau yang menjabat pemilu tahun 2009 masih belum ada yang mendaftar,” katanya pada Kabar Madura.

Bagi mereka yang menjabat dua kali dan mendaftar ke KPU, pihak KPU tetap menerima pendaftaran mereka. “Karena kami masih menunggu surat edaran dari KPU RI soal penafsiran 2 kali menjabat. Sebab apakah penafsiran menjabat 2 kali itu apakah manjadi PPK tahun 2009/2010 dan menjadi PPK tahun 2014 di pilgub, pileg, pilpres dihitung 2 kali masa jabatan. Makanya kita masih menunggu surat edaran,” paparnya.

Sementara itu, sesuai jadwal yang sudah ditetapkan oleh KPU, pendaftaran PPK, PPS dan KPPS dibuka sejak tanggal 21 kemarin dan akan ditutp pada tanggal 26 April mendatang. “Sudah banyak yang mendaftar, yakni sudah mencapai ratusan orang, baik yang mengambil formulir dan mengembalikan formulir,” katanya.

Hingga Kamis (23/4) kemarin, yang mengambil formulir ke KPU Sumenep sudah mencapai 206 orang. Sementara yang mengembalikan dan resmi mendaftar sudah mencapai 187 orang, baik yang dari daratan maupun yang daerah kepulauan di 27 Kecamatan.

“Setiap Kecamatan sudah ada yang mengembalikan formulir atau mendaftar, untuk sementara ini Kecamatan terbanyak adalah Kecamatan Lenteng, yakni sebanyak 11 orang. Kalau di daratan rata-rata yang mengembalikan formulir 7 orang, sementara kepulauan ada yang 2 hingga 4 orang,” katanya. (ong/h4d)

Related Search