CALON PEMIMPIN : Sejumlah siswa Pondok Pesantren Nazhatut Thullab dilatih untuk menjadi sosok pemimpin yang siap berdiri diatas semua golongan.KM/ABDUL WAHED

Latih Disiplin Perkuat Jiwa Kepemimpinan

94 views

KORANKABAR.COM (SAMPANG)–Dalam memperingati Hari Pahlawan(10/11) kemarin, sejumlah santri di Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Desa Prajjan Kecamatan Camplong ikut serta menggelar upacara bendera.Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan latihan dasar kepemimpinan (LDK)yang dilaksanakan oleh pondok pesantren.

Kegiatan LDK tersebut diikuti ribuan santri yang berasal dari 4 lembaga pendidikan. Antara lain SMP Nazhatut Thullab, MTs Nazhatut Thullab, SMA Nazhatut Thullab, dan MA Nazhatut Thullab.

Jajaran anggota Koramil 0828/02 Camplong melatih langsung kegiatan tersebut. Selain dilatih baris berbaris, peserta juga dilatih beberapa kegiatan yang berhubungan dengan kepemimpinan.
Pengasuh Ponpes Nazhatut Thullab, KH. Muhammad Bin Mu’afi (Kyai Mamak) yang diwakili Biro III Pengasuh Ponpes Nazhatut Thullab H. Syamsul Ariffin mengatakan, kegiatan tersebutmemang dikhusukan pada hari Pahlawan, termasuk mengenang para kyai yang telah berjuang mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Santri dilatih untuk meningkatkn jiwa mental kepeminpinan dan karya nyata pada bangsa dan negara Republik Indonesia,” katanya.
Dengan kegiatan itu pula, pihaknya menjelaskan bahwa penerapan kedisiplinan sikap dan perbuatan merupakan langkah kongkrit santri untuk siap berkontribusi secara intelektual dan berakhlakul karimah.

“Pepatah lama mengatakan, berotak London berhati Madinah, dengan berdoa dan beriktikat tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup ini,” tambahnya.
Ia berharap, adanya kegiatan tersebut mampu menciptakan jiwa kepemimpinan yang kuat, sebab jiwa itu berawal dari rasa disiplin dan tanggung jawab yang kuat.

“Regenerasi kepemimpinan dan kepahlawanan itu penting untuk tetap menjaga keutuhan NKRI. Tidak terlepas dari ini semua, santripun juga bisa berkarya dan berkontribusi besar dalam dunia nyata,” jelas Kyai Mamak.
“Bahkan santripun juga bisa menjadi pemimpin didaerahnya sendiri, tidak terkecuali Kabupaten Sampang yang sedang dipimpin santri saat ini, kamipun juga punya hak untuk menjadi pemimpin nantinya,” imbuhnya .(awe/waw)

Related Search