LEBIH MENTERENG: Stadion milik Pemkab Pamekasan yang berlokasi di Desa Ceguk Kecamatan Tlanakan yang baru saja diverifikasi untuk menggelar pertandingan skala nasional. KM/Dok

Madura United Coba Stadion Baru Jamu Persija Jakarta di Pamekasan

KORANKABAR.COM(BANGKALAN)-Pertandingan Madura United pekan ke-29 melawan Persija Jakarta di pelaksanaan Torabika Soccer Championship (TSC) dipastikan akan digelar di Pamekasan. Guna menjalani pertandingan perdana Madura United di Pamekasan tersebut, para pemain besutan Gomes Olivera dijadwalkan akan bertolak ke Pamekasan antara H-4 atau H-3 pertandingan.

Saat ini, para pemain Madura United masih akan menjalani serangkaian latihan yang dijadwalkan akan dijalani nanti siang di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) guna memulihkan kondisi fisik dan menata komposisi tim setelah menjalani pertandingan pekan ke-28 lawan PSM kemarin lusa.

Kepastian bahwa Madura United akan menjamu Persija Jakarta di Stadion baru Pamekasan, disampaikan langsung oleh Presiden Madura United, Achsanul Qosasi. Pria asal Sumenep yang sebagian keluarga besarnya berada di Pamekasan menegaskan bahwa pertandingan Madura United pekan ke-29 dipastikan akan digelar di Pamekasan.

“Sudah dipastikan akan bermain di Pamekasan. Ini semata-mata untuk pemerataan pertandingan Madura United di Madura. Sebagai stadion baru di Pamekasan, Madura United wajib untuk meramaikan stadion tersebut,” tegas AQ, sapaan akrabnya.

Namun, AQ tidak menjelaskan apakah semua pertandingan kandang sisa Madura United  seluruhnya akan digelar di Pamekasan. Sebab,  selain akan menjamu Persija Jakarta, Madura United juga masih akan menjamu Perseru Serui dan Semen Padang Fc.

Stadion Pamekasan sendiri, adalah stadion yang dibangun Pemkab Pamekasan dengan cara menyimpan sejak tahun 2008 lalu. Namun, pembangunan gedung yang berjarak sekitar 500 meter dari Terminal Ronggosukowati tersebut baru dimulai pada tahun 2012 lalu.

Guna kepentingan pelaksanaan pertandingan di Stadion Pamekasan, pihak GTS sebelumnya melakukan verifikasi terhadap stadion milik Pemkab Pamekasan tersebut. Dalam verifikasi tersebut, terdapat beberapa hal yang harus dibenahi oleh Pemkab Pamekasan guna bisa dijadikan sebagai tempat pertandingan TSC.

Berbagai rekomendasi dari tim verifikator GTS tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Pemkab Pamekasan. Bahkan, Bupati Pamekasan, Achmad Syafi’i memantau langsung proses verifikasi di hari kedua yang dilaksanakan oleh GTS.

Sejak peralihan dari Pelita Bandung Raya (PBR), Madura United tercatat pernah menjalani pertandingan di Stadion A. Yani Sumenep menghadapi Persiba Balikpapan. Pertandingan tersebut sebagai ajang perkenalan tim sekaligus sebagai persiapan untuk mengikuti Piala Gubernur Kaltim. Sejak pulang dari PGK, Madura United selanjutnya terus-terusan mengggunakan Stadion Gelora Bangkalan sebagai tempat pertandingan kandang. Terdapat dua pertandingan yang terpaksa digelar di Stadion Delta Sidoarjo karena menjalani sanksi dari Komisi Displin GTS dan satu pertandingan karena tidak mendapatkan izin pengaman yang bersamaan dengan Pilkades Serentak. (bri/h4d)

 

Related Search