KM/maduranewsmedia.com BERBUNTUT: Sejumlah calon kepala desa dalam salah satu pemilihan kepala desa di Bangkalan, beberapa waktu lalu.  

Makin Banyak Desa Ajukan Keberatan

672 views

KORANKABAR.COM (BANGKALAN)–Makin bertambah desa yang mengajukan keberatan terhadap hasil penghitungan pemilihan kepala desa (pilkades) yang dilaksanakan serentak 15 Juni lalu. Kali ini, ada dua desa. Yakni Desa Rong Durin Kecamatan Tanah Merah, Desa Tragah Kecamatan Tragah.

Dengan dua desa tersebut mengajukan hasil penghitungan pilkades, sehingga seluruhnya terdapat tiga desa. Sebelumnya, ada Desa Parseh Kecamatan Socah.

Kepala Bappemas dan Pemdes Bangkalan Ismet Efendi mengatakan ada tiga desa yang tidak puas kepada hasil pilkades serentak. “Keberatan atas hasil pilkades itu sudah kami terima,” kata Ismet Efendi, kemarin.

Dijelaskan Ismet, di Desa Rong Durin, panitia pihak yang kalah tidak mau menanda tangani berita acara, sementara untuk Desa Tragah masalah foto calon, dimana saat menyetor foto salah satu calon fotonya memakai songkok tapi di surat suara ternyata foto yang dicetak tidak memakai songkok. Serta masalah penundaan waktu karena keterlambatan pencetakan surat suara. “Di Desa Parseh, jumlah suara dalam kotak tidak sama dengan jumlah suara di DPT (daftar pemilih tetap),” papar Ismet.

Lebih lanjut Ismet menjelaskan, desa-desa yang telah mengajukan keberatan atas hasil pilkades serentak ini akan diberi pengertian tentang aturan yang mengatur pelaksanaan pilkades serentak.

“Ya mereka mau diberi pengetian, karena di Perbup sudah ada aturan, hasil pehitungan perolehan suara itu berpedoman ke perbup itu, ya kalau mereka tidak terima dengan aturan yang ada perbup kita persilahkan untuk dibawa ke pengadilan,” pungkas Ismet.

Sebelumnya,  di Desa Parseh, Kecamatan Socah, pihak calon kepala desa (kades) yang tidak puas terhadap hasil penghitungan suara dalam pemilihan kades pada 15 Juni lalu, Dimyati mengajukan surat keberatan kepada bupati. Dalam penghitungan suara tersebut, Dimyati memperoleh 1.660 suara.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, calon kades nomor satu ini, masih kalah dengan Ilyas, calon kades nomor dua. Ilyas memperoleh 1.720 suara. Jadi selisih jumlah suara ada 60 surat suara. Berdasarkan penghitungan surat suara, jumlah surat suara yang sah adalah 3.380 surat.

Namun demikian, hasil penghitungan suara tersebut disoal calon kades nomor satu, Dimyati. Ia pun mengajukan keberatan kepada Bupati.(med/zis)

 

Related Search