ilustrasi

Mutu Guru Kunci Tingkatkan Pendidikan

920 views

KORANKABAR.COM (MALANG)-Mengapa program “Perencanaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru (PKB)” diperlukan? Ternyata selain karakteristik anak sendiri, mutu pendidikan kita sangat dipengaruhi oleh kualitas guru.

”Mutu guru merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas sistem pendidikan.” Demikian dikatakan Koordinator USAID PRIORITAS Jawa Timur Silvana Erlina dalam lokakarya Strategi Perencanaan Diseminasi Program (PKB) bagi mitra USAID PRIORITAS/ DBE di Hotel Atria Malang, 1-2 Juli 2015.

Silvana mengungkapkan jika seorang guru berkualitas harus memiliki beberapa kriteria, kompetensi profesional,  subject knowledge,  kompetensi pedagogik (pembelajaran), dan  cara belajar-mengajar aktif selain harus memenuhi kompetensi kepribadian, komitmen tinggi, kompetensi sosial, dan cara komunikasi yang baik.

Mengenai cara peningkatan mutu guru, umumnya diawali dari proses rekrutmen, pendidikan, sertifikasi, pengembangan profesi, pendampingan dan jalur karir.

Namun, menurut Silvana, kendalanya saat ini adalah sebagian besar program pelatihan guru banyak yang belum direncanakan sesuai kebutuhan berdasarkan informasi/analisis, belum dilakukan secara efisien, belum terkoordinasi antara semua pihak, belum dikelola sesuai ‘good practices’ dalam training dan belum menggunakan prinsip cara belajar-mengajar aktif.

Contoh mudah praktik terbaik dalam perencanaan program PKB adalah direncanakan secara kolaboratif oleh orang-orang yang akan berpartisipasi dalam dan memfasilitasi program, termasuk guru serta selalu berbasis analisis kebutuhan pelatihan guru & sesuai kebutuhan sistem pendidikan.

Selain itu acara juga sesuai dengan rencana strategis, tertuang dalam kebijakan, sesuai kurikulum sekolah yang berlaku dan sesuai kemampuan pendanaan.

Di sisi lain, USAID PRIORITAS membantu penerapan PKB melalui perencanaan untuk diseminasi program pelatihan dan pendampingan guru, berbasis gugus/rayon dan whole-school development dan sesuai pendekatan Kemendikbud, program termasuk pelatihan dan ‘coaching’ (pendampingan) dengan pendekatan ‘in-on-in’.

Silvana membeberkan jika ada tiga modul untuk pembelajaran aktif dan MBS. Secara umum, lanjutnya, tujuan program ini adalah agar seluruh guru SD, SMP, MI, dan MTs dapat kesempatan untuk PKB melalui diseminasi pelatihan-pendampingan modul-modul prioritas. (rr)

Related Search