BACAWABUP: Dewi Kholifah (kiri) menyerahkan berkas lamaran politik ke Ketua DPD PPP Sumenep Baharuddin. (KM/FATHOR RAHMAN)

Nyai Eva Lamar PPP

1395 views

KORANKABAR (SUMENEP)-Dewi Kholifah atau yang akrab disapa Nyai Eva, resmi melamar ke DPD Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Rabu (1/4).

Pada hari tersebut, memang merupakan hari pertama PPP
membuka pendaftaran bagi bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup).

Pada kesempatan mendaftar ke PPP didampingi oleh sejumlah Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU Sumenep, Nyai Eva
mengungkapkan bahwa keinginannya di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Sumenep 2015, berangkat dari permintaan
masyarakat.

Ditambahkan, karena memang dikonferensi muslimat NU beberapa waktu lalu, dirinya terpilih sebagai ketua PC Muslimat
NU Sumenep dan pada kesempatan itu pula, dirinya maju di Pemilukada 2015 ini.

“Setelah melalui proses di internal keluarga dan juga istikharah, maka saya dengan niat yang bulat dan dengan niatan untuk
mengabdi kepada masyarakat Sumenep, ingin memberikan yang terbaik serta ingin menjadi ibu untuk masyarakat Sumenep,”
ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, ia memang lebih mengandalkan PPP untuk bisa mengantarkannya menjadi calon wakil bupati dalam
pemilihan kepala daerah 2015 mendatang.

Ia juga mengharapkan, dalam memilih pemimpin yang akan datang masyarakat sudah bisa dewasa dalam menentukan pilihan. Tentunya, masyarakat akan tetap memilih figur yang terbaik. Maka dari itu, masyarakat jangan sampai salah pilih, yaitu bukan atas dasar pragmatisme semata akan tetapi demi masa depan
Sumenep yang lebih baik.

“Saya bertekad, jika Allah menakdirkan saya menjadi wakil bupati Sumenep, saya akan mengabdi lebih lagi kepada Sumenep. Karena saya berangkat dari seorang ibu dari sebuah keluarga yang selama ini mengabdi untuk kepentingan perempuan, maka
ketika saya menjadi wakil bupati, akan menjadi ibu yang terbaik untuk masyarakat Sumenep,” citanya.

Bahkan ia menandaskan, jika bisa menjadi pemimpin dan tahun ini tercapai dan terpilih, ia bersumpah akan menjadi ibu bagi masyarakat Sumenep, yang mengedepankan kesejahteraan baik
daratan ataupun masyarakat kepulauan.

“Mengenai siapapun nanti pasangan calon saya sebagai calon bupati dan mendampingi saya, mudah-mudahan visi-misinya sama dengan saya, yaitu mengabdi dan memberikan yang terbaik. Mudah-mudahan posisi saya di calon wakil bupati, karena
itu nantinya sal pemberdayaan masyarakat, khususnya
perempuan dan anak-anak dan percepatan pembangunan daerah kepulauan juga menjadi tanggung jawab,” sambung ketua Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) DPD PPP Sumenep dan wakil ketua DPW PPP Jawa Timur ini.

Sementara itu, Ketua DPD PPP Sumenep, Baharuddin
memaparkan, bahwa pihaknya tetap memperjuangkan dan mengedepankan kader sendiri yang akan diusung.

Meskipun yang menetapkan calon adalah DPP PPP melalui DPW PPP. Sedangkan Nyai Eva merupakan kader PPP itu sendiri.

“Beliau adalah kader PPP, jadi tidak perlu melamar sebenarnya.
Karena kader akan diutamakan,” tandasnya.

Ia menceritakan, ketika Nyai Eva mau melamar ke PPP, bahwa
di rumah menantunya hendak melahirkan. Karena yang
dinamakan kader sebenarnya walaupun isterinya sekalipun
mau melahirkan, jika dibutuhkan partai, harus berangkat.
“Jadi ketika dibutuhkan, meski menantu mau melahirkan, jadi
saya berangkat menemui Nyai Eva,” katanya.

Ia menyampaikan terimakasih kepada Nyai Eva yang telah melamar sebagai balon wakil bupati dan pihaknya nanti akan memperjuangkan sampai ke DPP.

“Jadi kami menerima lamaran untuk diproses lebih lanjut, tanggal
9 akan ada rapimda tentang rekrutmen pemilukada,” lanjutnya.

Ia mengatakan, sejauh ini ada 3 balon bupati dan 2 balon yang mengambil formulir, tapi masih belum mengembalikan formulir. Jadi sejak dibukanya pendaftaran di PPP pada tanggal 1 kemarin,
hanya Nyai Eva yang melamar secara resmi. Pembukaan pendaftaran tersebut sampai dengan tanggal 3 April.

“Insyaallah nanti Kamis, 9 April Rapimda satu untuk mengkaji, meneliti dan menetapkan balon yang mana menurut PPP Sumenep yang direkom. Karena berdasarkan juklak DPP PPP, masing-masing untuk balon bupati 2 dan balon wakil bupati 2,”
imbuhnya. (ong/h4d/adv)

Related Search