Peluang Juara Masih Terbuka

42 views

KORANKABAR.COM(BANGKALAN)-Raut wajah lesu para pemain Madura United setelah kalah dengan skor 1-0 atas PSM Makassar terbawa hingga pulang ke Madura kemarin. Mereka menyampaikan serasa tidak percaya bahwa timnya kalah pada menit akhir saat pertandingan kurang 30 detik diwaktu normal.

“Kami merasakan bagaimana sesaknya hati saya saat mengetahui harus kebobolan di menit-menit akhir. Tetapi, teman-teman pemain saling mengingatkan bahwa apa yang dialami kami jangan sampai disesali karena kami juga pernah melakukan ini, seperti saat menang atas Bhayangkara FC,” ungkap Asep Berlian, gelandang Madura United.

Raut kelesuan para pemain Madura United yang terus berlanjut,  terus dipompa semangatnya oleh Presiden Klub, Manajer dan tim pelatih. Mereka, sebagaimana disampaikan Achsanul Qosasi, presiden klub Madura United harus pulang dengan tetap tegar karena masih harus menjalani 6 pertandingan sisa.

“Pemain harus tegar jangan sampai terperosok dengan kekalahan.  Fokus pada 6 pertandingan selanjutnya jangan sampai saling menyalahkan,” jelas AQ, sapaan akrabnya.

Wajah lesu para pemain pasca dikalahkan PSM kemarin bisa dimaklumi. Sebab, mereka saat ini menjalani tensi persaingan ketat dengan Persipura Jayapura dan Arema Cronus. Madura United yang menjalani pertandingan pertama di pekan ke-28 harus menerima kenyataan bahwa mereka pasti akan stagnan pada raihan 52 poin di pekan 28.

Raut kesedihan para pemain sebenarnya sempat berkurang setelah Persipura Jayapura yang bermain beberapa jam setelah pertandingan Madura United Vs PSM, takluk dengan skor 2-0 atas Persib Bandung. Kebisuan para pemain langsung pecah saat mendengar kabar bahwa Perseru Serui mampu menaklukkan Arema Cronus yang bertanding kemarin sore.

“Tuhan masih berkehendak untuk kita juara teman-teman. Lupakan kekalahan kemarin dan jangan saling menyalahkan satu sama lain. Sebab, kesalahan harus ditanggung bersama-sama. Tetap berjuang dan berusaha, sebab rencana tuhan selalu indah pada waktunya,” ucap Engelberd Sani kepada pemain lainnya.

Tak ayal, serua Engelberd Sani tersebut juga direspon Kapten Madura United, Fabiano Beltrame. Pemain asal Brasil tersebut menegaskan bahwa seluruh pemain harus tetap bersatu dari awal sampai akhir sebagaimana mereka lakukan selama ini.

“Saya yakin bahwa dalam setiap pertandingan tidak ada yang mau salah. Sekarang fokus pada pertandingan berikutnya. Pasti kita bisa. Vamous Madura,” ucap Fabiano menambahkan semangat tanding teman-teman lainnya.

Kekalahan atas PSM Makassar kemarin memang menjadikan para pemain harus berpuasa bonus. Atas kondisi tersebut, Gomes Olivera menekankan kepada para pemainnya bahwa kehilangan uang bonus masih bisa dicarinya pada pertandingan berikutnya.

“Yang sangat sulit untuk dicari, kalian hilang rasa percaya diri dan hilang semangat pada pertandingan berikutnya. Kita semua harus tetap satu rumah, satu semangat dan harus sama-sama kerja keras agar Tuhan selalu bersama kita,” tegas pelatih asal Brasil tersebut.

Madura United sendiri, di pekan ke-28 ini dipastikan akan tetap bertahan sebagai penghuni peringkat 2 klasemen sementara TSC dengan raihan poin 52, sama dengan yang dimiliki Arema Cronus. Masih terdapat 6 pertandingan lagi yang harus dijalani Madura United untuk bisa menyelesaikan TSC. Dari 6 pertandingan tersebut, terdekat, Madura United akan menghadapi Persija Jakarta pada 20 November nanti. (bri/h4d)

Related Search