PEMAIN BINTANG: Presiden Madura United Achsanul Qosasi (kiri) bersama Peter Odemwingie (tengah) dan manajer klub Haruna Soemitro pada launching marquee player, Senin (3/4).

“Pemberian Tuhan” untuk Madura United

60 views

KORANKABAR.COM (JAKARTA)-Peter Osaze Odemwingie, menjadi pemain yang akan menggunakan kostum nomor 24 di skuad Madura United. Pemain asal Nigeria tersebut secara nama, memiliki makna pemberian Tuhan. Osaze adalah bahasa lokal Nigeria yang bermakna “Pemberian Tuhan”.
Hal itulah, menurut Presiden Klub, Achsanul Qosasi diharapkan Peter, betul-betul menjadi berkah bagi Madura United dalam menjalani kompetisi Liga 1 mendatang. Peter Odemwingie, sejatinya lebih suka dipanggil Peter. Namun, pemain yang mengaku langsung jatuh cinta dengan corak Jersey Madura United yang didominasi warna merah akan menggunakan nama punggung Odemwingie.

Peter, saat ini sudah resmi berbaju Madura United. Pemain berusia 35 tahun tersebut akan menjalani kariernya sebagai bagian dari skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab dengan durasi 1 musim. Kans untuk diperpanjang sangat terbuka lebar, sangat tergantung dengan penampilannya selama musim pertamanya bersama Madura United.
Pengalaman pernah memperkuat tim yang berkompetisi di Liga Primer Inggris, diharapkan mampu menjadi pelecut Madura United untuk menggapai prestasi di Liga 1 tahun ini. Salah satunya, adalah memenuhi target dari manajemen untuk bisa mentas di peringkat 3 besar.

“Kalau dari sisi angka, target yang dicanangkan dalam kompetisi Liga 1 adalah peringkat 3. Kalau itu dilalui, silahkan ditingkatkan,” tegas AQ saat memperkenalkan Peter Odimwingie.
AQ juga mengaku sudah lama tertarik dengan Peter. Pemain ini sempat menyita perhatian AQ karena karakternya diyakini cocok dengan Madura.
“Saat dia datang ke Thailand beberapa tahun lalu, dia ramah terhadap banyak anak kecil. Dengan wajah cerah, dia merangkul dan mengajari anak-anak main bola. Di youtube itu banyak,” ujar AQ usai launching marquee player Madura United di salah satu hotel di Jakarta, Senin (3/4).
Sikap santun nan ramah tersebut, ujar AQ, sangat selaras dengan karakter sejati masyarakat Madura. Tidak ada kesan kampungan. “Saat diperkenalkan kepada para wartawan tadi, kita bisa lihat sendiri kelincahannya dalam berbicara. Serta, perawakannya yang murah senyum,” tukasnya.

Kehadiran Peter si pemberian Tuhan diharapkan bisa membawa Madura United menggapai target yang dicanangkan dalam mengarungi kompetisi Liga 1. Ekspektasi terhadap pemain yang menjadi bagian dari skuad Timnas Nigeria di Piala Dunia Afrika memang pantas disematkan. Sebab, pemain yang didatangkan atas sokongan sponsorship tersebut, meski berstatus sebagai pemain marquee player, tergolong murah. Jika di transfermart harganya mencapai Rp6,2 miliar, nyatanya Peter bisa didatangkan dengan angka Rp3 miliar.
Pasca resmi mengikat kontrak dengan Madura United, hal yang menarik dari pemain blesteran Nigeria-Uzbekistan ini adalah keinginannya untuk menyapa suporter Madura dengan menggunakan Bahasa Madura. “Taretan, Katemu Neng Madura,” itulah ungkapan pertama yang disampaikan Peter Odemwingie kepada calon suporternya. (bri/nam/h4d)

Related Search