Pengembangan dan Pembangunan Wisata Terarah

55 views

KORANKABAR.COM (SUMENEP)-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep sudah memasukkan draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Pembangunan Kabupaten Sumenep ke Badan Pembuat Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Sumenep.
Kepala Bappeda Sumenep Yayak Nurwahyudi menyampaikan, dimasukkannya Raperda ke legislatif, menyusul selesainya perumusan dan kajian studi megenai Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA).
“Yang dimasukkan ke dalam draf Raperda itu adalah inti sari dari RIPPDA, karena RIPPDA itu merupakan hasil kajian. Sementara untuk penyusunan RIPPDA tahun 2016 hingga 2030 sudah selesai. Bahkan untuk Raperdanya sudah dimasukkan ke legislatif untuk dibahas dan nantinya menjadi Peraturan Daerah (Perda),” ujarnya. “ Selanjutnya menjadi tugas pihak legislatif, dalam hal ini adalah di bagian Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sumenep menjadwal guna membahasnya” ibuhnya.

Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Pembangunan Sumenep dan RIPPDA dimaksudkan agar pengembangan pariwisata di Sumenep lebih terarah.
Yayak, menjelaskan, ada lima Arah kebijakan pariwisata, diantaranya mengenai perecanaan pegembangan destinasi wisata, kawasan strategis pariwisata, “ lalu kebijakan tentang implementasi RIPPDA dalam bentuk yang lebih detail di mana arahnya nanti kepada Detail Engeneering Design (DED) dan studi lainnya tetang kepariwisataan, kemudian tetang pembangunan daya tarik wisata, dalam hal ini mengenai fasilitas pariwisata, misalnya modal transportasi dan lainnya” urainya.

Pada dasarnya Kabupaten Sumenep sudah memiliki RIPPDA sejak sekitar tahun 1996 lalu. Akan tetapi melihat pegembangan dan pembangunan terhadap pariwisata semakin dibutuhkan, apalagi kepariwisataan menjadi ikon sebuah daerah untuk kesejahteraan masyarakatnya maka RIPPDA disusun lagi. (ong/rei)

Related Search