SEMPIT: Perpusda dikelukan masyarakat, lantaran banyaknya pengunjung, masyrakat merasa sesak dengan kondisi tempat parkir yang sempit.KM/NURUS SOLEHEN

Perpusda Masih Minim Fasilitas

37 views

KORANKABAR.COM (PAMEKASAN)-Kepala Kantor Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Pamekasan, Akhmad Zaini merasa kewalahan mengatur tertibnya tempat parkir untuk pengunjung. Padahal pihaknya sudah bekerja sama dengan Markas Kodim dibelakang area untuk dimanfaatkan parkir pengunjung perpus.

Sebab, tempat parkir dikeluhkan pengunjung lantaran lahan parkir terbatas. “Iya memaklumilah, area Markas Kodim kalau siang, panasnya minta ampun, sehingga merasa enggan pengunjung menaruk motornya dibelakang,” terang Akhmad Zaini, Kamis (10/11).

Zaini menjelaskan, lokasi yang terbatas tentu menjadi masalah berat untuk diatasi oleh pengunjung perpus. Sebab dengan banyaknya sepeda motor yang diparkir berhinpitan, cenderung pengunjung sembarang meletakkan motornya.
“Iya memang ini problem bagi kami, tentang lokasi parkir, jadi dengan tingginya jumlah kunjungan maka menjadi persoalan tersendiri bagi kami,” ungkapnya.

Sempitnya tempat parkir, kata Zaini, apabila pengunjung banyak, pengunjung yang datang dari berbagai daerah itu mayoritas menggunakan kendaraan bermotor. Sehingga persoalannya yang sempit itu bukan hanya ruang baca akan tetapi tempat parkir juga dirasakan.

“Pengunjung setiap hari rata-rata mencapai 500-700 pengunjung, sementara tempat parkir disini hanya bisa membendung 150 sepeda motor, kalau di area Markas Kodim samek 500 sepeda motor pasti muat, tapi jarang pengunjug meletakkan sepeda motornya dibelakang walaupun sudah kami intruksikan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Zaini, jika area Markas Kodim dibelakang betul-betul diamnfaatka oleh pengunjung untuk parkir motornya, pihaknya tinggal menambah team keamanan sepeda motor.
Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Apik bersikukuh melakukan koordinasi dengan pihak Perpus dan Pemkab Pamekasan untuk mengupayakan perpus pindah total ke lokasi eks. RSUD lama di Jl. Mandilaras, walaupun hal itu masih dalam tahap perencanaan. Karena dengan solusi demikian, perpus akan tampak besar dan berlokasi luas.

“Upaya kami tetap melakukan koordinasi dengan pemerintah, solusi perpus itu memang harus di pindah, karena besar kemungkinan itu adalah adalah jalan satu-satunya,” terangnya
Politisi Partai Nasdem tersebut mengklarifikasi kondisi perpus sekelas Madura masih dalam tatanan terjepit, baik dari pengunjung, tempat parkir, dan taman anak, justru hal itu kurang sepadan di nikmati warga Pamekasan, pada umumnya adalah masyarakat Madura. (km29/h4d)

Related Search