PLN Tanggapi Dingin Keluhan Warga Desa Karduluk

1267 views

KOTA-Ketidakpuasan warga pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Desa Karduluk Kecamatan Pragaan Sumenep, terkait pemberian denda secara sepihak oleh UPT PLN Rayon Prenduan, akibat memindahkan meteran, ditanggapi dingin oleh Manajer PLN Rayon Sumenep, Slamet.
Slamet mengatakan, persoalan keluhan pelanggan PLN di Desa Karduluk tersebut menjadi kewenangan UPT PLN Rayon Prenduan. Sehingga pihaknya tidak bisa memberikan keputusan terkait persoalan tersebut.
“Tidak masalah konfirmasi dengan kami, agar pemberitaan bisa balance. Tapi kami tidak bisa memberikan keputusan, karena persoalannya terjadi di daerah sekitar UPT PLN Rayon Prenduan, silakan menghubungi ibu Novi Manajer Rayon Prenduan,” ujar Slamet.
Slamet meminta untuk menghubungi langsung petugas bagian transaksi energi PLN Area Madura di Pamekasan, sehingga keluhan masyarakat bisa diberikan pemahaman lebih jelas. Agar tidak terjadi simpang siur tuduhan terhadap kinerja PLN. “Kalau menghubungi langsung PLN di Pamekasan pasti di sana lebih tahu permasalahannya. Sebab pasti memiliki data terkait siapa saja pelanggan yang melanggar ketentuan. Sementara kapasitas saya hanya manajer rayon,” urai Slamet.
Slamet merinci, di Sumenep ada tiga rayon PLN. Yaitu Rayon Ambunten, Rayon Sumenep dan Rayon Prenduan. Sehingga kapasitas Rayon Sumenep masih setingkat dengan Rayon Prenduan.
Sebelumnya, sejumlah warga desa Karduluk Kecamatan Pragaan mengeluhkan adanya denda dari PLN, karena instalasi listrik berupa meteran dipindah. Padahal menurut warga, yang memindahkan instalasi tersebut, adalah petugas PLN sendiri. Jika dayanya 450 watt, warga diwajibkan bayar denda Rp1.400.000, kalau 900 watt, dendanya Rp2.700.000 dan 1.300 watt, didenda Rp6 juta.(aan/zis)

Related Search