PRESTASI: (Dari kiri ke kanan bawah) Sekretaris Perusahaan Agung Wiharto, Direktur SDM dan Hukum Ahyanizzaman, Direktur Produksi dan Litbang Johan Samudra menyerahkan hadiah kepada pemenang kategori laki-laki dan perempuan“Semen Indonesia Green Industry Trail Run 2016” di kawasan pabrik Semen Gresik, Jawa Timur, Minggu (13/11)KM/Aditya Eka

Ribuan Orang Ikuti Semen Indonesia Trail Run

KORANKABAR.COM(GRESIK)-PT Semen Indonesia (Persero) Tbk mengadakan Semen Indonesia Green Industry Trail Run 2016 sebagai rangkaian acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Pabrik Gresik – Semen Indonesia yang akan digelar hari Minggu, 13 November 2016 di Kawasan Pabrik Gresik, Semen Indonesia.
Semen Indonesia Green Industry Trail Run merupakan lomba lari trail perdana yang diadakan di Gresik, Jawa Timur. Keunikan dan daya tarik utama lomba lari trail ini adalah trek lomba yang melintasi area pabrik semen serta lahan bekas tambang tanah liat dan batu kapur yang dikelola dengan prinsip Industri Hijau (Green Industry).
Ketua Panitia HUT ke-59 Pabrik Gresik – Semen Indonesia Sigit Wahono mengatakan, bahwa banyak manfaat yang diperoleh dari keberadaan Pabrik Gresik selama ini.
“Meskipun sebagian besar proses operasional Pabrik Gresik sudah dihentikan, pengelolaan pabrik dan pasca tambang yang baik mampu memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Saat ini, kawasan bekas tambang dapat dimanfaatkan sebagai kawasan industri, lahan hijau, dan waduk penampung air,” kata di di Semen Indonesia Jalan Veteran Gresik, Mingg (13/12).
Dia menjelaskan, Semen Indonesia telah menerapkan prinsip Industri Hijau, antara lain dengan menghasilkan bahan baku tanpa membahayakan kelestarian sumber daya alam, mengolah bahan baku secara efisien (zero waste), menyediakan energi alternatif pengganti energi fosil, menyediakan bahan pembantu alternatif, menangani limbah industri, dan menjaga keseimbangan sumber daya alam dengan melakukan manajemen lingkungan.
“Selain sebagai sarana olahraga, kami juga ingin turut mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan lingkungan yang telah dilakukan di seluruh Pabrik milik Semen Indonesia Group,” ujar dia.
Sementar itu, Direktur SDM & Hukum Semen Indonesia, Ahyanizzaman, mengatakan, Semen Indonesia Green Industry Trail Run 2016 10 K ini diikuti 1.500 pelari dari berbagai daerah. Lomba lari ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-59 pabrik Gresik Semen Indonesia. Dengan total hadiah Rp60 juta, perayaan ini juga disertai lomba selfie competition.
“Semen Indonesia Green Industry Trail Run merupakan lomba lari trail perdana yang diselenggarakan di Gresik, Jawa Timur. Lari trail kali ini menawarkan pengalaman unik yang berbeda dengan melintasi jalan tanah dan bukit yang menanjak,” ujar dia.
Selain itu kata Ahyani permukaan tanah jalur trail juga tidak sekeras permukaan aspal sehingga memberikan bentuk latihan yang berbeda bagi tubuh.
“Kegiatan ini merupakan wadah untuk berlomba bagi pelari dan penyuka olahraga lari, serta sarana untuk memulai hidup sehat dengan berolahraga rutin,” paparnya.
Dia menambahkan, Semen Indonesia sadar bahwa keberlangsungan operasional yang disertai degan terjaganya kelestasian lingkungan alam dan meningkatkan kesejahteraan sosial akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam menjalankan kegiatan operasi.
“Pada masa mendatang Semen Indonesia Green Industry Trail Run 2016 ini diharapkan mampu menjadi cikal bakal lomba lari yang bergengsi dan berskala nasional serta menjadi ikon industri hijau,” tambahnya.
Dalam setiap aktivitas perusahaan akan terus memastikan keseimbangan keberlajutan dari aspek ekonomi (profit), Sosial (people), dan lingkungan (Planet). Meskipun sebagian besar proses operasional telah dihentikan, pengelolaan pabrik dan pasca tambang yang baik mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
“Saat ini kawasan bekas tambang dapat dimanfaatkan sebagai kawasan industri, lahan hijau dan waduk penampung air,” terangnya.
Dalam acara ini Hamdan Syafril Sayuti berhasil menyabet juara pertama kelompok putra. Pelari dari Padang Pariaman, Sumatera Barat, itu tercepat menginjak garis finis dengan waktu 35 menit 26 detik.
Hamdan berharap, acara seperti ini terus diadakan setiap tahunnya agar mencetak bibit baru pelari Indonesia dan masyarakat bisa turut antusias.
“Saya berharap acara ini terus berkelanjutan, kalau bisa ya satu tahun sekali. Agar masyarakat luas semain antusias dalam mengikuti pagelaran lomba lari ini,” ujar dia.
Juara II diraih Ari Swandana dengan waktu tempuh 35 menit 36 detik, disusul Noce Matital sebagai Juara III dengan waktu tempuh 35 menit 49 detik.
Untuk kelompok putri, Juara I dimenangkan Yulianingsih asal Mojokerto dalam tempo waktu 40 menit 56 detik, disusul Anjasari Dewi dalam waktu 47 menit 31 detik sebagai Juara II, dan dibuntuti Rana Farida sebagai Juara III dengan waktu 49 menit 31 detik.
Para juara tersebut, baik putra maupun putri, masing-masing mendapat hadiah Rp10 juta, Rp7,5 juta, dan Rp5 juta. Untuk Juara I, hadiah diserahkan Direktur SDM & Hukum Semen Indonesia, Ahyanizzaman, hadiah Juara II diserahkan Direktur Produksi & Litbang, Johan Samudra, dan hadiah Juara III diserahkan Sekretaris Perusahaan, Agung Wiharto. (dit/h4d)

Related Search