Sarankan Dishubkominfo Dipecah

451 views

KOTA-Ketua Komisi Informasi (KI) Bangkalan Yunus Mansyur Yasin menilai persoalan yang timbul dari aspek keterbukaan informasi bermuara dari ketidakseriusan dan ketidaktekunan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam memberikan pemahaman.
“Ada beberapa hal yang memang menjadi sebab dari tingginya angka pemohon data sejak KI berdiri yaitu, ada hal yang tidak diseriuskan dan ditekankan untuk dikelola secara baik dan profesional, sehingga para pemohon harus menyengketakan permintaanya kepada kami terus,” ucap Yunus.
Mantan presiden mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan periode 2010-2011 menuturkan untuk mengefektifkan kinerja PPID dalam menjalankan amanah UU KIP butuh kefokusan secara khusus dan linier.
“Jadi untuk menjalankan amanah UU no 8/2014 ini hemat saya harus ada kefokusan dan konsistensi dari pejabat yang mengelola informasi. Kalau dirasa PPID Bangkalan ini masih belum merasa merdeka dengan struktural yang masih bersatu dengan dinas perhubungan. Maka pemerintah Bangkalan harus memberikan mandat khusus kepada PPID yang bertanggung jawab adalah bidang Kominfo. Jadi berdiri sendiri,” paparnya.
Artinya, sambungnya, Kominfo berjalan sendiri mengurus komunikasi dan informasi dan perhubungan juga fokus dalam perhubungannya. Ia menilai ketika kominfo berpisah dari dinas perhubungan akan ada nilai leluasa.
“Ini hanya pemikiran saya saja, kalau sudah berpisah dan berdiri sendiri saya yakin PPID kabupaten dan PPID pembantu ini akan tertangani secara utuh 100 persen, bukan hanya tugas tambahan,” ujarnya.
Pihaknya juga mengaku menjemput bola demi memberikan pemahaman tentang pengelolaan informasi dan dokumentasi. “Saya siap membantu jika tujuannya juga menjalankan amanah UU KIP ini demi Bangkalan menjadi good governance,” pungkasnya. (mal/h4d)

Related Search