HARUS MAKSIMAL: Fungsi pelaksanaan unas tahun ini akan menjadi penentu bantuan kepada pihak sekolah dan daerah.

Sekolah Harus Maksimal Persiapkan Unas

1138 views

KOTA-Pelaksanaan ujian nasional (unas) di Sumenep diwanti-wanti agar dipersiapkan secara maksimal. Hal ini menyusul fungsi unas sebagai pemetaan mutu yang akhirnya menentukan bantuan terhadap sekolah dan kabupaten.
Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Moh Subaidi menyampaikan, pihak sekolah ataupun Dinas Pendidikan (Disdik) setempat sudah harus bisa mempersiapkan diri, baik dari pendataan jumlah siswa yang ikut unas, kesiapan peserta unas dan sarana dan prasarana yang menjadi penunjang pelaksanaan unas itu sendiri. “Jangan sampai ketika hari pelaksanaan ada yang belum siap,” katanya.
Sebab ketika hari pelaksanaan, bukan hal yang tidak mungkin unas akan menjadi amburadul ketika ada hal yang tidak dipersiapkan secara maksimal. Sebab sekecil apapun jika ada yang tidak siap, akan menjadi kendala yang tidak diinginkan yang terjadi di perjalanan unas. “Jangan sampai nanti (unas) amburadul, karena sekarang sudah bukan masanya penataan. Tapi sudah masanya mengejar prestasi,” ujarnya.
Soal unas akan menjadi indikator sejauh mana sekolah peringkatnya di kabupaten dan kabupaten sendiri bagaimana posisinya atau peringkatnya di Jatim dan mempengaruhi bantuan, politisi PPP ini memaparkan prestasi harus bisa dimaksimalkan, dalam rangka menjaga dan melihat sisi bantaun-bantuan tersebut.
“Karena memang prestasi sekolah menjadi catatan, karena berhubungan dengan bantuan-bantuan itu. Karena di sisi lain juga, prestasi itu memang penting diraih. Bahkan bagi yang sekolah atau peserta yang berprestasi, nantinya harus ada penghargaan yang harus diterima demi memompa semangat untuk berlomba-lomba untuk berprestasi,” pungkasnya.
“Soal nanti pengaruh prestasi akan menjadi porsi anggaran yang menjadi bahan perimbangan anggaran ke Disdik, karena memang perencanaan anggaran akan melihat hasil UN, kita akan melihat hal nanti prestasi tersebut. Makanya, kami akan melihat juga kendala apa yang membuat pretasi tidak bisa di dapat,” imbuhnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Nurul Hamzah menyatakan unas harus bisa dilaksanakan atau dilangsungkan secara sungguh-sungguh dan serius dengan persiapan-persiapan. Sebab unas merupakan indikator sejauh mana sekolah peringkatnya di kabupaten dan kabupaten sendiri bagaimana posisinya atau peringkatnya di Jatim.
Sementara itu, peserta unas tahun 2015 ini di Sumenep, mencapai 29.591 peserta atau siswa. Angka terbut merupakan peserta unas baik dari tingkat SMP/MTs, SMA/MA/SMK, SMPLB, SMALB, Paket B dan C. Bahkan, 29.591 peserta tersebut sudah sudah masuk Daftar Nama Netap (DNT) setelah melalui proses verifikasi.
“Sedangkan untuk lembaga penyelenggara UN di Kabupaten Sumenep terdapat 240 lembaga sekolah. Di antaranya, untuk sekolah swasta sebanyak 280 lembaga dan untuk lembaga sekolah negeri sebanyak 60 lembaga. Sementara untuk menampung 29.591 peserta UN tersebut, terdapat dan disiapkan 1.860 ruangan dan yang mana terdapat 3.702 orang pengawas,” urainya. (ong/zis)

Related Search