Sekretaris Bawaslu Jatim Disangka Korupsi Rp5,6 M

KORAN KABAR (SURABAYA) – Setelah diperiksa Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Jatim, Sekretaris Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim, AMR akhirnya ditahan, Selasa (19/5) malam.

Tersangka kasus dugaan dana hibah Pemilihan Gubernur Jawa Timur Tahun 2013 yang diperkirakan merugikan negara sebesar Rp5,6 miliar itu langsung dijebloskan ke tahanan Mapolda Jatim setelah menjalani pemeriksaan selama empat jam sejak pukul 14.00 WIB.

AMR pun keluar dari ruang penyidik Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim dengan mengenakan seragam tahanan Polda Jatim berwarna oranye, namun AMR sempat menutupi wajahnya dengan topi wajah warna hitam saat dibawa petugas menuju ruang tahanan Mapolda Jatim.

Dalam kasus tersebut, penyidik Tipidkor Polda Jatim sudah memeriksa 87 saksi termasuk dari Panwaslu kabupaten/kota se-Jatim, lalu penyidik meminta audit BPKP hingga nilai kerugian negara diketahui sebesar Rp5,6 miliar.

Setelah kerugian negara diketahui, penyidik akhirnya menetapkan enam tersangka yakni, SU (Ketua Bawaslu Jatim), SSP (Komisioner Bawaslu Jatim), AP (komisioner), AMR (Sekretaris Bawaslu), GSW (Bendahara Bawaslu), dan IDY (rekanan penyedia barang/jasa). (ant/zis)

 

 

Related Search