KEMBANG KEMPIS: Apotek Trunojoyo milik Pemkab Sampang ini terancam digusur karena setoran PAD-nya meleset dari target, dan lokasinya kurang strategis.KM/MOH. KHOIRUL UMAM

Setoran Kurang Rp400 Ribu, Terancam Digusur

290 views

KORANKABAR.COM (SAMPANG)-Apotek Trunojoyo, salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) Pemkab Sampang terancam digusur. Alasannya, selain lokasinya kurang strategis, karena jauh dari RSUD Sampang, apotek itu dinilai tidak menguntungkan

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang Samsul Arifin mengungkapkan, sesuai laporan keuangan pendapatan asli daerah (PAD) Tahun Anggaran 2014, setoran Apotek Trunojoyo meleset dari target.

Berdasarkan hal itu Samsul langsung berpendapat, manajemen pengelolaan Apotek Trunojoyo kurang optimal. ”Dari target delapan juta delapan ratus ribu (Rp8.800.000), hanya menyetor delapan juta empat ratus ribu (Rp8.400.000),” ucapnya Selasa (30/6).

Politikus asal asal Tobei Timur itu, berpendapat lebih jauh lagi, melesetnya storan PAD Apotek Trunojoyo dari target, selain karena pengelolaannya yang kurang optimal, juga karena lokasi apotek yang kurang strategis. Sehingga warga sendiri banyak yang tidak mengetaui keberadaan apotek milik Pemkab Sampang itu.

”Jarak antara lokasi apotek dengan rumah sakit (RSUD Sampang), kurang lebih 1 kilometer, dan kondisi ini tidak mendukung karena tidak bisa dipungkiri pasien yang berobat kerumah sakit akan lebih memilih beli obat ke apotek lain,” ujar politisi muda Hanura itu.

Maka dari itu, pihaknya menyarankan Pemkab Sampang supaya mempertimbangkan  lokasi maupun perbaikan manajemen pengelolaan Apotek Trunojoyo itu. jika perlu, digusur saja ketika pengelolaan apotek tidak berkembang pesat.

”Sudah selayaknya lokasi apotek berdekatan dengan rumah sakit, dan yang paling kami harapkan, pengeloaan dan manajemennya lebih ditingkatkan lagi,” tambahnya.

Terpisah, Asisten II Sekretaris Pemkab Sampang, Syamsul Hidayat mengakui bahwa pengelolaan manajamen di sejumlah BUMD milik Pemkab Sampang, masih butuh perbaikan. Salah satunya adalah Apotek Trunojoyo di Jalan Wahid Hasyim itu.

”Kami sudah merencanakan pemindahan lokasi Apotek Trunojoyo, namun kami kesulitan mencari lahan yang berdekatan dengan RSUD,” ujarnya, Selasa (30/6).

Syamsul menambahkan, rencana pemindahan apotek bukan hanya atas dasar keinginan dari masyarakat saja, namun juga sudah menjadi keinginan Pemkab Sampang sejak beberapa tahun lalu.

”Kami tidak ingin Apotek Trunojoyo gulung tikar, maka dari itu, kami  masih mencari lokasi yang berdekatan dengan rumah sakit, sehingga pasien yang berobat kerumah sakit lebih mudah membeli obat di apotek Trunojoyo,” jelasnya.

Rencana pengembangan apotek itu, lanjut Syamsul, ada dua kemungkinan, pertama akan membangun apotek baru, atau memindahkan apotek ke lokasi yang berdekatan dengan RSUD Sampang. (mam/yoe)

Related Search