SK Bidan PTT Terancam Dicabut

161 views

KORANKABAR.COM(SAMPANG) – Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia terhadap bidan pegawai tidak tetap (PTT) terancam dicabut. SK tersebut bakal tidak berfungsi ketika 117 bidan yang mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada Agustus lalu ditetapkan lulus menjadi CPNS.

“Baru saja 40 bidan kembali diangkat menjadi bidan PTT,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang Firman Pria Abadi melalui Kabid Kepegawaian Slamet Riyadi, Rabu (14/9).

Dipaparkan Slamet, dari 117 bidan PTT di Sampang, sudah tercatat 40 bidan yang berakhir masa kontrak kerjanya. Sehingga pada saat itu, 40 bidan tersebut tidak lagi sebagai bidan PTT. Kemudian sekitar sebulan yang lalu, pihaknya mengusulkan kembali menjadi bidan PTT. Usulan itu dijawabsepekan lalu dengan turunnya SK pengangkatan 40 bidan PTT tersebut.

Bagi mereka yang lolos tes CPNS, secara otomatis SK bidan PTT itu akan dicabut alias tidak berlaku lagi. Meski SK bidan PTT sebagian baru saja turun, menurutnya tidak ada persoalan. Hanya saja ia akan memberikan pilihan kepada bidan yang bersangkutan.

“Kalau SK bidan PTT tidak ada persoalan, yang kami fikirkan saat ini tentang pengumuman tes CPNS yang sudah tiga kali ditunda,” tambahnya.

Masih menurut Slamet, berdasarkan data yang dimilikinya, dari 117 bidan PTT, terdapat sebagian yang tinggal satu kali perpanjangan masa kontrak kerja. Sementara sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No.07/2013 tentang Pedoman Pengangkatan dan Penempatan Dokter dan Bidan sebagai Pegawai Tidak Tetap PTT, batasan maksimal 3 kali perpanjangan masa kontrak kerja.

“Tinggal bagaimana keputusan pemerintah pusat, kalau ada yang lulus tes CPNS tentu jumlah bidan PTT berkurang, sebaliknya kalau tidak lulus semua tentu kami harus memperjuangkan untuk kembali diangkat menjadi bidan PTT. Semoga saja lulus semua,” tukasnya.(mam/waw)

 

Related Search