LONGGAR: Pelaksanaan ujian nasional (unas) online yang diterapkan di sekolah tertentu termasuk di SMK I Bangkalan bakal tidak lagi dijaga ketat seperti unas sebelumnya. (KM/DOKUMEN)

Soal Ujian Dibuat Berbeda-beda

1306 views

KOTA-Jangan membayangkan bakal ada penjagaan ketat oleh aparat terhadap pelaksanaan ujian nasional (unas) kali ini. Pelaksanaan unas secara online kali ini tidak lagi dijaga ketat seperti unas tahun tahun sebelumnya.

Kepala SMK I Bangkalan Qurratul Ain mengatakan, penjagaan tidak akan ketat karena diantisipasi dengan mendesain materi ujian setiap siswa tidak sama.

“Kalau sebelumnya pengawas berasal dari luar sekolah, kali ini cuma dari internal sekolah ditambah dari dinas pendidikan satu orang,” kata Qurratul Ain, Selasa (17/3).

Kendati penjagaan nantinya bakal berlangsung longgar, dijelaskan Qurratul Ain, peserta unas online tidak bisa dengan mudah mencontek karena soal yang muncul di layar monitor tidak sama dengan peserta lainnya.

“Meski beberapa peserta sama-sama mengklik soal nomor satu, soal yang tampil tidak akan sama. Kalau nyontek percuma dan pasti akan rugi,” jelasnya.

Pelaksanaan unas secara online di Bangkalan, sementara pada tahun ini hanya dilaksanakan di SMKN I Bangkalan. Karena sekolah ini yang dinilai paling siap menyelenggarakan unas online.

Penerapan unas online mau tidak mau bakal mengubah pola kerja para guru. Dari semula harus melalui beberapa tahapan, kini soal dan jawaban langsung bisa diterima instansi terkait. Tugas guru pun juga bakal lebih ringan.

Tak hanya itu, sebagian siswa juga bahkan ada yang senang dengan model unas online. Salah seorang siswa Kelas XII SMKN 1 Bangkalan Kusuma mengaku senang dengan unas online karena soal tidak sama dengan peserta lainnya kendati satu ruangan.

“Kalau siswanya siap kan tidak masalah. Maka dari itu memang harus dipersiapkan dengan matang,” katanya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil try out unas online lebih nyaman daripada unas secara manual. “Kalau manual, jawaban harus diarsir atau ditulis tebal agar terbaca. Kalau online semua jawaban pasti terbaca,” ucapnya.

Sebelumnya, tidak kurang dari 243 siswa SMK Negeri 1 Bangkalan ikuti simulasi unas secara online. Tujuannya dimaksudkan agar siswa benar-benar siap mengikuti dan mengerjakan unas yang pertama kalinya dilaksanakan dengan sistem online.(tub/zis)

 

Related Search