Status KLB Belum Dicabut

1069 views

KOTA-Status kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah dengue (DBD) di Sumenep hingga kini belum dicabut. Januari-Februari 2015, penderita DBD mencapai 590 pasien. Enam di antaranya meninggal dunia.
“KLB DBD masih tetap,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep A Fatoni, Rabu (11/3).
Karena itu dalam rangka menekan angka penderita DBD, dinkes sudah melakukan fogging di 300 tempat, termasuk di antaranya di sekolah-sekolah. “Fogging sudah kami lakukan untuk menekan angka penderita DBD,” kata Fatoni.
Meski demikian, dia memastikan fogging yang sudah dilakukan tidak efektif untuk menekan angka penderita DBD dalam jangka panjang, sebab fogging hanya membunuh nyamuk yang sudah besar.
Selain melakukan fogging, pemberantasan sarang nyamuk (PSN) juga sudah dilakukan. Kegiatan zaman dulu tetap dilakukan seperti menguras, menutup, dan mengubur (3M) semua hal yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. “PSN ini kita lakukan di tiap kecamatan melalui puskesmas,” ujar Fatoni.
Dalam penanganan kasus DBD itu, dinkes memiliki dana darurat sebesar Rp450 juta yang tercover dalam APBD 2015. Sejak DBD menyerang warga hingga kini sudah menyerap dana sebesar Rp 119 juta. Jadi dana darurat tersebut masih tersisa Rp 331 juta. “Masih banyak sisa dana. Tapi kami berharap musim petaka ini cepat berlalu,” pungkas Fatoni. (mat/zis)

Related Search