MELAS: Karyawan PTKL berunjukrasa meminta tunggakan gaji mereka selama 2 tahun dibayar. Masalah lain yang dialami karyawan, tabungan yang mereka bayar Rp25 ribu tiap bulan, belum terbayar sejauh ini. (KP/Dokumen)

Tabungan Asuransi Hangus

1092 views

LECES-Masalah lagi-lagi menghampiri karyawan PT Kertas Leces (PTKL). Uang tabungan mereka bermasalah. Bahkan, sedikitnya 120 karyawan sempat ngelurug ke salah satu kantor asuransi, beberapa hari lalu. Mereka mengklarifikasi mengenai tidak cairnya uang tabungan mereka.

Sekretaris Serikat Karyawan (Sekar) PTKL M Arham yang menjadi koordinator aksi mengatakan, setiap bulan sejak 2012, para karyawan menabung ke salah satu perusahaan asuransi. Dalam perjanjian menabung itu, karyawan mendapat bagi hasil sebesar 9 persen setiap tahun dari dana yang ditabung.

Selain itu, karyawan sendiri punya hak untuk mencairkan setiap waktu. Hanya saja, sejak tabungan dimulai, dana tersebut tidak kunjung cair hingga saat ini. “Kami hanya berharap agar dana itu cair, karena para karyawan sendiri selama ini sudah tidak membayar lagi tabungan itu,” kata Arham.

Setiap karyawan setidaknya memiliki tabungan antara Rp5 juta-Rp10 juta. Berdasarkan klarifikasi dari perusahaan asuransi dimaksud, pihak PTKL selama ini tidak membayar dana tabungan. Sehingga, saat karyawan mengajukan klaim pembayaran, pihak perusahaan asuransi pun tidak bersedia mengeluarkan uang tersebut.

Arham pun mengaku kecewa. Sebab, setiap bulan, para karyawan membayar setiap bulan melalui perusahaan yang dipotong secara otomatis pada slip gaji. “Kami berencana akan menemui manajemen untuk menanyakan masalah ini,” tegasnya.

Dengan proses yang demikian itu, Arham menganggap manajemen dengan sengaja telah menilep uang perusahaan. Dengan asumsi setiap karyawan Rp5 juta per tahun, maka dana yang telah diselewengkan perusahaan sebesar Rp75 juta setiap tahun. “Itu sudah terjadi selama tiga tahun sejak 2012,” ucapnya.

Arham sendiri mengaku sudah menanyakan secara lisan kepada manajemen PTKL perihal itu. Namun belum ada jawaban pasti. “Karena sudah dengan lisan tidak dijawab. Kami berencana mengirimkan nota protes dengan mengirimkan surat resmi. Senin besok kami kirim,” ucapnya.

Sementara itu, Manajer SDM PTKL Karyono saat ditemui Kabar Probolinggo di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Probolinggo, tidak memberikan penjelasan secara detail terkait dengan masalah dana tabungan itu. Ia hanya menjelaskan, segala persoalan yang mendera PTKL itu merupakan sebuah persoalan yang sulit diselesaikan lantaran perusahaanya belum memiliki dana.

“Seadainya perusahaan memiliki dana, maka persoalan mulai dari gaji, tabungan dan dana pensiun tidak akan bermasalah. Ini kan persoalannya karena dana (yang tidak ada). Memang beginilah kondisi riilnya,” pungkasnya. (bro/tiq)

Related Search