BUTUH FASILITAS: Salah satu objek wisata Sumenep yang menjadi incara wisatawan karena mempunyai pemandangan yang indah.

Tambat Labuh Gili Labak Jadi Perhatian

64 views

KORANKABAR.COM (SUMENEP)-Untuk mempersiapkan program visit Sumenep 2018, ada banyak hal yang harus dibenahi. Namun yang paling utama adalah fasilitas di objek wisata sendiri dan transportasi serta kondisi jalan yang akan dimanfaatkan oleh para pengunjung.
Mengenai hal itu, sebagaimana disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi, bahwa sudah mengkoordinasikan dengan para Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) untuk membenahinya. Sehingga dalam jangka tiga tahun ke depan, semuanya yang dibutuhkan sudah selesai.

“Kalau fisik sebagian sudah selesai dibangun dan masih ada yang proses hingga perencanaannya. Seperti penyediaan fasilitas yang menjadi tanggung Cipta Karya misalnya, sebagian sudah ada yang selesai, kemudian dari PU Binar Marga masih proses,” jelasnya kepada Kabar Madura.
Mengenai tambat labuh di lokasi wisata yang diunggulkan, seperti tambat labuh Gili Labak, Wabup mengakui jika sudah sempat dibangun tapi pembangunannya masih belum maksimal. Sehingga masih butuh perhatian lebih serius untuk selanjutnya.

“Tambat labuh memang sudah menjadi perhatian, karena sudah sempat dilaksanakan pembangunnya tapi tidak maksimal. Tapi untuk proses pembangunan selanjutnya jika sudah dianggarkan, pembangunannya harus dilakukan dengan maksimal,” ungkapnya.
Disinggung soal alat transportasi ke pulau Gili Labak, karena selama ini masih belum alat transportasi yang reguler, dikatakan politisi muda PDI Perjuangan itu bahwa itu sudah menjadi pemikiran. Oleh karenanya, hal itu menjadi bagian yang tidak akan ditinggalkan.
Pihaknya mengaku bahwa mengenai transportasi itu menjadi tugas instnasi terkait. Kalau perlu, harus mencari investor yang ingin berinvestasi di Sumenep dalam hal transportasi laut, khususnya transportasi menuju pulau Gili Labak tersebut.

“Investor itu bisa diundang untuk datang ke Sumenep, termasuk mempresentasikan prospek dan program Sumenep ke depannya mengenai pariwisata. Termasuk investasi lainnya yang berkaitan dengan pariwisata, harus bisa dijabarkan kepada investor mengenai potensi investasi apa saja, sehingga investor bisa memilih mau berinvestasi di bidang, apakah di bidang transportasi dan lain sebagainya,” paparnya.
Mengenai perijinan, tentunya Pemkab Sumenep akan membuka perijianan selebar-lebarnya demi menunjang visit Sumenep 2018. Hal itu untuk mempermudah investasi masuk ke Sumenep dan sesuatu yang dibutuhkan bisa terlaksana dengan baik.
Ditambahkan soal anggaran, secara umum penganggaran di tahun depan kemungkinan besart akan tertuju pada persiapan visit dengan bernagai pembenahan yang dibutuhkan. Sebab dengan begitu, apa yang dibutuhkan akan segera terealisasi dengan baik. (ong/h4d)

Related Search