SARANA TERBATAS: BPBD Sampang hanya memiliki 4 unit truk tangki pengangkut air, ditambah dua lainnya milik pemkab. Sehingga tidak setiap hari dapat memasok air bersih.KM/DOK

Tidak Setiap Hari Dapat Pasokan Air Bersih

174 views

KORANKABAR.COM (SAMPANG)-Mengantisipasi bencana kekeringan dan krisis air bersih, yang diprediksi akan terjadi dalam waktu dekat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang mengaku tengah melakukan pengaturan jadwal pendistribusian air bersih.

Namun, BPBD juga memastikan, tidak semua desa akan mendapat pasokan air bersih setiap hari. “Yang jelas droping air bersih itu dilakukan secara bergantian, sehingga tidak semua desa mendapat jatah air bersih tiap hari,” ungkap Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Saifullah, Selasa (30/6).

Saifullah melanjutkan, ketidakmampuan BPBD Sampang memasok air bersih setiap hari, karena keterbatasn jumlah truk tangki pengangkut air. Sejauh ini BPBD hanya memiliki 4 unit truk tangki ditambah 2 unit truk tangki milik pemkab yang merupakan bantuan dari Presiden RI.

“Nanti pengiriman ataupun distribusi air bersih itu akan dilakukan sesuai dengan jadwal pengiriman yang sudah ditentukan,” terangnya.

Di sisi lain juga mengungkapkan, BPBD Sampang, tahun ini, telah menempuh langkah lain guna menanggulangi bencana kekeringan dan krisis air bersih, di tengah keterbatasan sarana pendistribusi air bersih.

Yakni dengan menyalurkan bantuan berupa 30 unit tandon atau tangki air bersih yang masing-masing berkapasitas 3.200 liter, melalui kelompok masyarakat (pokmas) di wilayah yang menjadi langganan kekeringan dan krisis air bersih setiap musim kemarau.

“Salah satu upaya membendung dampak kekeringan dan krisis air bersih kita sudah menyiapkan bantuan tandon, tapi masih dalam proses verifikasi,” pungkasnya. (sam/yoe)

Related Search