LATIHAN: Para siswa SMP menjalani simulasi mengerjakan ujian nasional di komputer. KM/DOK

UNBK di Kepulauan Sulit Terlaksana

110 views

KORANKABAR.COM– Jelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang tinggal beberapa bulan lagi masih meninggalkan pekerjaan rumah.
Sebab, masih banyak daerah-daerah terutama di wilayah kepulauan yang akses jaringan internetnya bahkan sama sekali tidak ada.
Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Suli Da’im mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Jatim dan memastikan UNBK 100% itu hanya di Jatim daratan.
“Untuk yang kepulauan memang belum bisa seluruhnya melaksanakan UNBK karena terkendala masalah internet,” kata dia di DPRD Jatim, Rabu (1/3).

Dia menjelaskan, untuk wilayah kepulauan hanya Pulau Bawean yang memiliki jaringan internet, namun itupun belum seluruh wilayahnya.

“Bawean sebagian UNBK. Sebagian masih Ujian Nasional Pensil Kertas (UNPK). Sedangkan di kepulauan lainnya belum ada jaringan internet,” ujar politisi asal Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Dia menuturkan, secara keseluruhan untuk pelaksanaan di Jawa Timur (non-kepulauan) bisa melaksanakan UNBK. Sudah dilakukan koordinasi juga dengan pihak PLN untuk memastikan tidak akan ada kendala pemadaman listrik.

“Jika, terjadi gangguan koneksi server, sudah disiapkan tenaga khusus untuk mengantisipasinya dengan cepat. Total peserta UNBK tahun ini 56.466 siswa dan peserta UNPK hanya 649. Untuk yang dipelosok, sudah dicarikan solusinya untuk menumpang ujian di sekolah yang sudah memiliki perangkat komputer sesuai standar UNBK,” ujar Suli.

Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD Jatim Agung Mulyono mengatakan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar akses internet khususnya di sekolah-sekolah pelaksana UNBK bisa tersedia.

Menurut dia, pada daerah yang sulit akses internet, bisa bekerjasama dengan operator seluler. Operator seluler ini nanti bisa menggunakan piranti modem Wifi Portable yang bisa dibawa kemana-mana dan bisa menjangkau di daerah-daerah yang sekolahnya tidak punya jaringan.

“Misalnya nanti untuk akses internet saat UNBK, menggunakan jaringan Wifi, yang penting harus ada solusinya yang cepat, mudah dan murah,” paparnya.

Dia menambahkan, semua solusi dan perencanaan agar UNBK ini bisa tetap berjalan dengan baik, akan terus diupayakan bersama Disdik Jatim.

“Nanti akan didata dulu sekolah mana saja yang kurang siap melaksanakan UNBK, dan solusinya seperti apa. Bisa saja, satu sekolah dengan sekolah lain yang tidak ada internet solusinya berbeda-beda, agar tetap bisa terlaksana,” tandasnya.(dit/h4d)

Related Search